Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sepucuk Rindu

pexels.com/Ricardo Esquivel
pexels.com/Ricardo Esquivel

Katanya angin sudah lupa

Tentang janji terbang berdua

Menua bersama

 

Angin sudah lama ingin berhembus

Mengelilingi dunia dan menebar sedih

Ia sedang mencari teman main

Membawa sepucuk mawar yang membisu

 

Tapi, lihatlah

Bukan sedih yang mereka tampakkan 

Tapi semangat melawan, bukan berteman

Karena sejatinya seorang kawan

Takkan mungkin menebar kesedihan

 

Semesta alam,

Panjang umurlah!

Angin,

sini, kembalilah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Misi Gagal untuk Gagal

06 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction