Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sepucuk Rindu

[PUISI] Sepucuk Rindu
pexels.com/Ricardo Esquivel

Katanya angin sudah lupa

Tentang janji terbang berdua

Menua bersama

 

Angin sudah lama ingin berhembus

Mengelilingi dunia dan menebar sedih

Ia sedang mencari teman main

Membawa sepucuk mawar yang membisu

 

Tapi, lihatlah

Bukan sedih yang mereka tampakkan 

Tapi semangat melawan, bukan berteman

Karena sejatinya seorang kawan

Takkan mungkin menebar kesedihan

 

Semesta alam,

Panjang umurlah!

Angin,

sini, kembalilah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction