Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sirna

[PUISI] Sirna
ilustrasi sirna (istockphoto.com)

Untuk jiwa yang ditinggalkan, kuatlah

Untuk hati yang disakiti, menangislah

Dan untuk diri yang merasa sepi, nikmatilah

 

Ada kalanya semua berubah, sebagaimana semuanya akan kembali

Kita tercipta karena takdir, juga kita menciptakan takdir

Kehidupan harus berjalan, meski rintangan ada dalam tatapan

 

Kekosongan itu semu, sebagaimana semunya keramaian

Keberadaan pun palsu, sepalsu ketiadaan

Karena semua yang ada dalam keberadaan akan menjadi tiada, sirna

 

Bangkitlah kembali gapai asa, lalu pahamilah rasa

Dia ada karena kita, manusia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maula Fikri
EditorMaula Fikri
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction