Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Alasan Kenapa Tepung Maizena Sering Dipakai pada Kue dan Gorengan

5 min read
5 Alasan Kenapa Tepung Maizena Sering Dipakai pada Kue dan Gorengan
ilustrasi tepung maizena (pexels.com/Klaus Nielsen)
  • Maizena dari pati jagung membantu membuat kue lebih ringan, lembut, dan kenyal tanpa memberi rasa jagung dominan ketika dipadukan dengan tepung lain.

  • Saat dipanaskan, maizena menyerap air dan mengental, sehingga cocok untuk isian pie, puding, atau dessert buah agar lebih padat dan tidak mudah berantakan.

  • Pada gorengan, lapisan maizena tipis membantu menghasilkan tekstur renyah dan mengontrol kelembapan; penggunaannya perlu tepat karena coating berlebihan dapat terasa gummy.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu sering bikin kue atau gorengan di rumah, tepung maizena mungkin sudah jadi salah satu bahan yang akrab di dapur. Tepung berbentuk bubuk putih ini memang sering ditambahkan ke berbagai resep, meski jumlah yang digunakan biasanya gak sebanyak tepung terigu.

Menariknya, maizena gak hanya berguna untuk membuat kuah atau saus menjadi lebih kental, lho. Bahan yang berasal dari bagian berpati pada biji jagung ini juga bisa membantu menghasilkan tekstur tertentu pada makanan.

Lantas, kenapa tepung maizena cukup sering dipakai untuk membuat kue dan gorengan? Berikut beberapa alasannya yang perlu kamu tahu.

  1. 1. Membuat tekstur kue lebih lembut

    ilustrasi makanan manis brownies
    ilustrasi makanan manis brownies (pexels.com/Kaboompics.com)

    Salah satu alasan maizena sering masuk ke dalam adonan kue adalah kemampuannya membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Ketika dikombinasikan dengan tepung lainnya, pati dari maizena dapat membantu mengurangi karakter protein tepung yang membuat tekstur makanan menjadi lebih kaku. Hasil akhirnya bisa berupa kue dengan tekstur yang lebih ringan dan lembut saat dimakan. Jadi, penambahan maizena bukan sekadar untuk menambah jumlah bahan dalam resep.

    Efek tersebut juga bisa kamu temukan pada beberapa jenis cookies, brownies, dan cake. Penggunaan maizena bersama tepung lain diketahui dapat membantu menghasilkan makanan penutup yang ringan sekaligus kenyal. Karena rasanya hampir netral, maizena juga bisa membantu mengubah tekstur tanpa memberikan rasa jagung yang dominan. Inilah yang membuat bahan ini cukup fleksibel untuk berbagai resep kue.

  2. 2. Membantu mengentalkan isian kue

    ilustrasi pie filler
    ilustrasi pie filler (pexels.com/Snapwire)

    Selain memperbaiki tekstur adonan, maizena juga punya kemampuan untuk mengentalkan cairan. Saat dipanaskan, molekul pati pada maizena menyerap air dan mengembang sehingga campuran menjadi lebih kental. Setelah suhunya turun, molekul tersebut dapat membantu campuran menjadi semakin set. Sifat inilah yang membuat maizena sering dimanfaatkan dalam isian pie, puding, maupun makanan penutup lain yang membutuhkan tekstur lebih padat.

    Kamu mungkin pernah menemukan resep kue dengan isian buah yang terlalu encer sehingga mudah berantakan ketika dipotong. Maizena bisa membantu membuat isian tersebut memiliki konsistensi yang lebih pas tanpa mengubah rasa secara signifikan. Maizena sering digunakan untuk membuat isian dessert berbahan buah menjadi lebih kental. Jadi, kalau kamu ingin isian kue gak terlalu cair, maizena bisa menjadi salah satu bahan yang dipertimbangkan.

  3. 3. Membuat lapisan gorengan lebih renyah

    ilustrasi ayam goreng tepung saus asam manis
    ilustrasi ayam goreng tepung saus asam manis (pexels.com/Polina Tankilevitch)

    Bukan cuma kue, maizena juga sering digunakan untuk melapisi bahan makanan sebelum digoreng. Kamu bisa menggunakannya sebagai bagian dari coating untuk ayam, ikan, atau makanan lainnya. Dibandingkan tepung biasa, maizena dapat menghasilkan lapisan yang lebih tahan ketika makanan nantinya disajikan bersama saus. Selain itu, maizena diketahui cenderung menyerap lebih sedikit minyak dibandingkan tepung yang digunakan sebagai pelapis.

    Supaya hasil gorenganmu renyah, penggunaan maizena sebaiknya jangan berlebihan, ya. Kamu cukup memberikan lapisan tipis dan merata pada bahan makanan sebelum memasukkannya ke minyak panas. Jika lapisannya terlalu tebal, hasil akhirnya justru bisa terasa seperti pasta atau gummy, bukan renyah. Kamu juga bisa mencampurkan maizena dengan tepung bebas gluten tertentu untuk mendapatkan lapisan yang lebih menyerupai breading.

  4. 4. Membantu mengontrol kelembapan bahan

    ilustrasi donat, gula bubuk
    ilustrasi donat, gula bubuk (pexels.com/Patrick)

    Maizena juga dikenal punya kemampuan menyerap kelembapan, sehingga pemanfaatannya gak berhenti pada adonan kue atau lapisan gorengan. Sifat tersebut membuat pati jagung ini bisa membantu mencegah bahan makanan berbentuk bubuk menjadi menggumpal. Salah satu contohnya adalah gula bubuk yang sering dicampur dengan sedikit maizena agar kelembapan gak gampang membuatnya menggumpal. Prinsip yang sama juga membuat maizena dimanfaatkan sebagai bahan anti-caking pada sejumlah produk makanan.

    Kemampuan menyerap kelembapan ini tentu menarik kalau kamu sedang membuat makanan yang membutuhkan tekstur tertentu. Pada gorengan, misalnya, kamu menginginkan lapisan luar yang tetap kering dan renyah setelah proses penggorengan. Sementara pada kue, pengaturan kelembapan dapat berpengaruh terhadap tekstur akhir yang didapatkan. Jadi, walaupun terlihat sederhana, karakter maizena dalam berinteraksi dengan air punya peran cukup penting di dapur.

  5. 5. Rasanya netral dan mudah digunakan

    ilustrasi masak ayam goreng
    ilustrasi masak ayam goreng (magnific.com/muhammad.abdullah)

    Alasan lain maizena sering dipakai adalah karena bahan ini hampir gak memiliki rasa yang kuat. Artinya, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengubah tekstur makanan tanpa khawatir rasa utama kue atau isian buah menjadi tertutup. Karakter seperti ini tentu menguntungkan ketika kamu ingin mempertahankan rasa dari bahan utama. Kamu bisa mendapatkan fungsi dari maizena tanpa harus menambahkan rasa baru yang terlalu menonjol.

    Namun, cara mencampurkannya juga perlu diperhatikan, terutama ketika digunakan untuk mengentalkan cairan. Maizena sebaiknya dicampur terlebih dahulu dengan sedikit cairan dingin hingga menjadi larutan atau slurry sebelum dimasukkan ke dalam campuran. Cara tersebut membantu maizena tersebar lebih merata dan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan ketika terkena panas. Jadi, jangan langsung memasukkan banyak maizena ke dalam campuran yang sudah panas kalau kamu ingin mendapatkan tekstur yang mulus.

    Ternyata tepung maizena punya fungsi yang cukup banyak ketika digunakan untuk membuat kue maupun gorengan. Mulai dari membantu menghasilkan tekstur kue yang lembut, mengentalkan isian, sampai membuat lapisan gorengan terasa lebih renyah. Sifatnya yang hampir gak berasa juga membuat maizena bisa digunakan tanpa mengganggu cita rasa utama makanan. Jadi, gak heran kalau bahan ini sering menjadi salah satu stok wajib di dapur.

    Meski begitu, penggunaan maizena tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan resep. Terlalu banyak maizena pada coating gorengan, misalnya, justru bisa membuat lapisannya terasa gummy dan kurang renyah. Dengan takaran serta cara penggunaan yang tepat, kamu bisa memanfaatkan maizena untuk membantu mendapatkan tekstur makanan yang lebih sesuai dengan keinginan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More