Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Hal yang Membuat Poffertjes Berbeda dari Pancake Biasa

6 Hal yang Membuat Poffertjes Berbeda dari Pancake Biasa
ilustrasi poffertjes (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
Intinya Sih
  • Poffertjes adalah kudapan manis khas Belanda berbentuk kecil dan bulat, berbeda dari pancake biasa karena tampilannya yang mini dan teksturnya yang lembut serta ringan.

  • Perbedaan utama poffertjes terletak pada penggunaan ragi sebagai pengembang adonan, menghasilkan aroma khas dan tekstur airy setelah melalui proses fermentasi.

  • Poffertjes dimasak dengan cetakan khusus dan disajikan sederhana memakai gula halus serta mentega, menciptakan cita rasa ringan yang cocok untuk camilan santai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Poffertjes merupakan salah satu makanan manis khas Belanda yang sering mencuri perhatian karena bentuknya yang kecil dan tampilannya yang menggemaskan. Sekilas, banyak orang menganggapnya hanya sebagai versi mini dari pancake. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, poffertjes memiliki karakter yang cukup berbeda, mulai dari bahan, teknik pembuatan, hingga cara penyajiannya.

Perbedaan inilah yang membuat poffertjes sering dianggap sebagai hidangan khas yang punya identitas tersendiri. Tidak hanya soal rasa manisnya, tetapi juga pengalaman makan yang lebih ringan dan khas. Di Belanda, makanan ini sering dijumpai di pasar, festival, hingga kafe tradisional, dan selalu disajikan hangat untuk mempertahankan tekstur lembutnya. Kalau kamu penasaran kenapa poffertjes terasa berbeda dari pancake biasa, yuk simak penjelasannya berikut ini!

1. Bentuknya kecil, tapi punya ciri khas yang kuat

ilustrasi kue poffertjes
ilustrasi kue poffertjes (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Salah satu hal paling mudah dikenali dari poffertjes adalah ukurannya yang jauh lebih kecil dibanding pancake biasa. Bentuknya bulat seperti koin kecil dan biasanya disajikan dalam satu porsi berisi banyak potongan. Tampilan ini membuatnya terlihat lebih menarik dan sering dianggap lebih fun food dibanding pancake biasa.

Karena ukurannya mini, poffertjes biasanya dimakan dalam beberapa gigitan saja. Hal ini memberikan sensasi makan yang lebih ringan dan tidak membuat cepat kenyang. Selain itu, penyajiannya yang rapi dalam satu piring besar juga menambah daya tarik visual, sehingga sering menjadi makanan yang populer untuk difoto sebelum dimakan.

2. Teksturnya lebih lembut, ringan, dan berongga

ilustrasi camilan poffertjes
ilustrasi camilan poffertjes (magnific.com/lifeforstock)

Tekstur poffertjes memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari pancake biasa. Jika pancake cenderung padat dan sedikit berat, poffertjes justru terasa lebih ringan, lembut, dan memiliki rongga kecil di bagian dalam. Saat digigit, teksturnya terasa empuk dan langsung meleleh di mulut.

Rasa ringan ini muncul karena proses pengembangan adonan yang berbeda. Poffertjes tidak dibuat untuk menghasilkan tekstur padat, melainkan airy atau berpori. Karena itu, sensasi makannya terasa lebih halus dan tidak terlalu mengenyangkan, meskipun dimakan dalam jumlah banyak sekaligus.

3. Menggunakan ragi sebagai pengembang adonan

ilustrasi ragi
ilustrasi ragi (magnific.com/stockking)

Salah satu perbedaan paling penting antara poffertjes dan pancake biasa adalah bahan pengembangnya. Poffertjes menggunakan ragi, sementara pancake umumnya menggunakan baking powder. Penggunaan ragi membuat proses pembuatan poffertjes membutuhkan waktu lebih lama karena adonan harus didiamkan terlebih dahulu.

Proses fermentasi ini memberikan hasil akhir yang berbeda, baik dari segi rasa maupun tekstur. Ragi menghasilkan aroma yang lebih khas dan sedikit kompleks, serta membuat adonan lebih ringan setelah matang. Inilah yang membuat poffertjes memiliki karakter rasa yang tidak bisa disamakan dengan pancake biasa.

4. Dimasak dengan cetakan khusus

ilustrasi membuat poffertjes di cetakan
ilustrasi membuat poffertjes di cetakan (pexels.com/Denniz Futalan)

Berbeda dari pancake yang dimasak di wajan datar, poffertjes dibuat menggunakan cetakan khusus berbentuk cekungan kecil. Cetakan ini membantu membentuk adonan menjadi bulat sempurna dan ukurannya seragam. Setiap lubang diisi adonan, lalu dibalik saat bagian bawah mulai matang.

Teknik memasak ini membuat poffertjes memiliki tekstur luar yang sedikit lebih kering, sementara bagian dalam tetap lembut. Proses ini juga menciptakan bentuk khas yang sulit ditiru jika hanya menggunakan wajan biasa. Karena itu, cetakan menjadi bagian penting dalam menghasilkan poffertjes yang autentik.

5. Penyajian yang selalu khas dengan topping sederhana

ilustrasi poffertjes dengan gula
ilustrasi poffertjes dengan gula (magnific.com/KamranAydinov)

Poffertjes biasanya disajikan dengan cara yang sederhana, yaitu taburan gula halus dan tambahan mentega yang meleleh di atasnya. Kombinasi ini sudah menjadi standar penyajian di banyak tempat di Belanda dan dianggap sebagai cara paling autentik untuk menikmatinya.

Kesederhanaan topping ini justru menjadi kekuatan poffertjes. Rasa manis dari gula dan gurih dari mentega berpadu dengan tekstur lembut adonan, menciptakan sensasi yang seimbang. Meski sekarang banyak variasi modern dengan tambahan cokelat atau buah, versi klasik tetap menjadi favorit.

6. Rasanya lebih ringan dan tidak membuat cepat enek

ilustrasi poffertjes dan buah
ilustrasi poffertjes dan buah (magnific.com/azerbaijan_stockers)

Jika dibandingkan dengan pancake biasa, poffertjes memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu "berat" di mulut. Hal ini membuatnya cocok dijadikan camilan atau dessert santai, bukan makanan utama. Teksturnya yang airy juga membuatnya tidak terasa enek meskipun dimakan dalam jumlah banyak.

Karena sifatnya yang ringan, poffertjes sering dinikmati dalam suasana santai seperti di kafe atau pasar tradisional. Sensasi hangat, lembut, dan manisnya membuat makanan ini terasa comforting, terutama saat disajikan langsung setelah matang.

Itulah enam hal yang membuat poffertjes berbeda dari pancake biasa. Meski terlihat sederhana, hidangan ini punya karakter unik yang membuatnya tetap istimewa dan disukai banyak orang hingga sekarang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More