5 Cara Membuat Lapisan Tepung Pada Katsu Tidak Gampang Lepas

Kapanpun butuh lauk praktis yang bisa bikin nafsu makan bertambah, katsu kerap kali masuk pilihan teratas. Biasanya makanan ini dibuat dari ayam, sapi, atau bahan-bahan lain yang ada di dapur. Lapisan tepung di luarnya bisa menjaga bahan utama tetap lembut tapi luarnya jadi renyah.
Masalahnya ada beberapa orang yang mengeluh soal lapisan tepung pada katsu yang gampang lepas. Bentuknya jadi kurang menarik dan rasa tidak menyatu. Supaya tidak terjadi lagi, langsung saja simak cara supaya lapisan tepung pada katsu tidak gampang lepas lewat catatan dalam artikel ini. Mudah dilakukan, lho!
1. Keringkan bahan baku katsu yang sudah dibersihkan dengan maksimal

Daging ayam atau beberapa bahan katsu lain biasanya akan dibersihkan pakai air. Proses penirisan ini gak bisa dilakukan asal-asalan, karena bila kelembapan masih tertinggal pada ayam atau bahan katsu lainnya, pelapis jadi basah dan terlepas setelah digoreng nanti.
Makanya ayam dan bahan lain perlu ditiriskan sampai kelembapan tersebut benar-benar berkurang. Cara paling efektif dan cepat bisa dengan mengeringkan bahan pakai tisu dapur, tekan-tekan di semua bagian agar pelapis menempel sempurna.
2. Serap sisa kelembapan daging pakai baluran tepung kering

Lapisan untuk katsu itu terdiri dari bahan kering dan basah. Urutan yang digunakan harus tepat supaya lapisan menempel erat dan tidak gampang lepas. Bahan paling pertama yang dipakai adalah tepung terigu atau bisa juga tepung bumbu serbaguna.
Bahan kering ini perlu dibalurkan paling awal karena bekerja sebagai penyerap sisa kelembapan yang luput sewaktu bahan ditiriskan. Dengan lapisan tepung kering, telur dan tepung panko pun akan melekat lebih kuat. Tidak mudah lepas setelah katsu dimasak nanti.
3. Gunakan pelapis yang lengkap agar baluran melekat maksimal

Baluran katsu itu umumnya ada tiga komponen dengan tekstur berbeda-beda. Sebisa mungkin hadirkan semuanya supaya pelapis katsu menempel erat dan teksturnya pun renyah maksimal.
Bahan yang digunakan pertama adalah tepung kering (bisa berupa tepung terigu atau tepung bumbu serbaguna), kedua adalah kocokan telur (bisa diganti dengan larutan tepung basah), dan terakhir adalah tepung roti. Menghilangkan satu komponen bisa menyebabkan pelapis lain tidak bisa menempel sempurna. Oleh sebab itu, pastikan semua pelapis ada dan urutannya sesuai.
4. Panir atau tepung roti bisa dibalur sambil ditekan agar menempel erat

Panir atau tepung roti yang kamu pakai untuk membuat katsu harus dipakai dalam jumlah banyak supaya semua permukaan daging tertutup merata. Kemudian tekan-tekan dengan lembut agar tidak rontok atau lepas setelah digoreng. Bila tepung panir tidak mau menempel, cek lagi kondisi semua komponen.
Sering kali faktor yang membuat daging jadi "licin" dikarenakan adonan basahnya dibikin keenceran, sehingga tepung roti atau panir tidak mau menempel secara merata. Sensasi licin ini juga bisa disebabkan oleh ayam yang masih basah, tepung kering sampai adonan basahnya jadi dapat tidak menempel dengan baik dan bikin tepung panir ikutan rontok saat dibalurkan.
5. Istirahatkan adonan sebelum digoreng di minyak panas

Kalau semua ayam sudah dibalur dengan pelapis yang tepat, maka adonan bisa diamkan selama beberapa menit. Dapat pula diletakkan di kulkas bila ingin disimpan lebih dari 10 menit. Langkah ini akan membuat lapisan tepung menempel sempurna dan meminimalisir rontok sewaktu digoreng nanti.
Proses ini juga akan menghasilkan katsu yang crispy tanpa khawatir tepungnya akan lepas. Kemudian kamu tinggal panaskan minyak selama beberapa saat agar katsu tidak menyerap minyak dan menyebabkan sebagian tepung roti rontok sewaktu digoreng nanti.
Bikin lapisan tepung pada katsu tidak lepas bisa dilakukan dengan lima cara di atas. Memperhatikan kondisi bahan utama maupun pelapis itu sendiri sangat penting supaya baluran menempel erat. Mulai sekarang coba terapkan langkah yang tepat untuk hasil masakan yang enak dan pelapis tetap menempel pada katsu.




















