Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Nasi Kuning Banjar, Harum dengan Bumbu Masak Habang Khas
ilustrasi nasi kuning banjar (commons.wikimedia.org/Tim WikiPuluran)

Di Kalimantan Selatan, nasi kuning tidak berdiri sendiri sebagai hidangan utama. Komponen yang membuatnya terasa khas adalah kehadiran masak habang yakni bumbu merah dengan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma rempah yang kuat. Perpaduan ini membuat sepiring nasi kuning banjar terasa lebih berisi dibanding nasi kuning pada umumnya.

Warna kuning dari nasi yang pulen berpadu dengan kuah merah pekat dari masak habang menciptakan kontras rasa yang langsung terasa sejak suapan pertama. Biasanya disajikan dengan telur pindang atau lauk lain seperti ayam dan ikan gabus, menu ini sering hadir di acara keluarga maupun perayaan. Berikut resep nasi kuning banjar lengkap dengan bumbu masak habang yang bisa dicoba di rumah.

Bahan Nasi Kuning Banjar

ilustrasi bahan nasi kuning banjar (commons.wikimedia.org/Windi Utari)

Bahan nasi kuning:

  1. 1 liter beras, cuci bersih

  2. 1 liter santan kental

  3. 6 cm kunyit

  4. 2 batang serai, memarkan

  5. 2 lembar daun pandan, sobek dan ikat

  6. 3 lembar daun jeruk, sobek

  7. 1 sdm garam

Bahan bumbu masak habang:

  1. 15 buah cabai merah kering, buang biji lalu rendam air panas

  2. 15 butir bawang merah

  3. 10 siung bawang putih

  4. 3 cm jahe

  5. 6 cm kayu manis

  6. 8 butir cengkeh

  7. 1/2 sdt terasi

  8. 1 sdm air asam jawa

  9. 2–3 sdm gula merah, sisir halus

  10. Garam dan gula pasir secukupnya

  11. 1 sdm kecap manis

  12. 12 butir telur bebek rebus (atau ayam/daging/ikan gabus sesuai selera)

  13. Air secukupnya

  14. Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat Nasi Kuning Banjar

ilustrasi cara membuat nasi kuning banjar (commons.wikimedia.org/Veikko Mäkelä)

  1. Haluskan kunyit dengan sedikit air, lalu saring untuk diambil sarinya.

  2. Didihkan santan bersama air kunyit, serai, daun pandan, daun jeruk, dan garam sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah.

  3. Masukkan beras ke dalam santan, masak hingga cairannya terserap dan teksturnya menjadi aron.

  4. Pindahkan beras ke dalam kukusan, lalu kukus sampai matang dan pulen.

  5. Haluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, jahe, dan terasi hingga menjadi bumbu lembut.

  6. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus bersama kayu manis dan cengkeh hingga aromanya keluar dan warnanya lebih pekat.

  7. Tambahkan air secukupnya, kemudian masukkan gula merah, air asam jawa, kecap manis, garam, dan gula pasir.

  8. Masukkan telur rebus atau lauk pilihan, lalu masak dengan api sedang hingga bumbu meresap dan kuah sedikit mengental.

  9. Koreksi rasa, lalu angkat setelah warna bumbu menjadi merah tua dan terlihat berminyak.

  10. Sajikan nasi kuning di piring, lalu tambahkan masak habang di atas atau di sampingnya.

Tips Membuat Nasi Kuning Banjar

ilustrasi nasi kuning banjar (commons.wikimedia.org/Tim WikiPuluran)

  1. Gunakan kunyit segar agar warna kuningnya lebih alami dan tidak pucat setelah dikukus

  2. Aduk santan secara berkala saat dimasak supaya tidak pecah dan menghasilkan nasi yang tetap gurih

  3. Jangan terlalu banyak menambahkan air saat membuat masak habang, karena karakter aslinya cenderung kental dan membalut lauk

  4. Cabai kering yang sudah direndam akan menghasilkan warna merah lebih dalam dibanding cabai segar

  5. Masak bumbu habang sampai minyaknya benar-benar naik ke permukaan, ini tanda bumbu sudah matang dan tidak langu

  6. Jika menggunakan telur, goreng sebentar setelah direbus agar permukaannya lebih kokoh sebelum dimasak dengan bumbu

  7. Simpan nasi dalam kondisi tertutup setelah matang agar tidak cepat kering sebelum disajikan

  8. Sajikan dalam keadaan hangat supaya aroma santan dan rempah masih terasa kuat

Nasi kuning banjar terasa lengkap bukan hanya dari nasinya, tetapi dari bumbu masak habang yang membungkus setiap gigitan dengan rasa rempah yang khas. Sekali dicoba, perpaduan ini biasanya langsung terasa berbeda dan lebih kaya dibanding nasi kuning biasa. Cocok disajikan untuk acara keluarga atau momen spesial yang ingin menghadirkan hidangan tradisional dengan cita rasa kuat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article