Perpaduan krim lembut, ladyfinger yang menyerap larutan matcha, dan taburan matcha di bagian akhir membuat setiap lapisannya memiliki cita rasa yang saling melengkapi. Kalau ingin mencoba kreasi tiramisu yang tampil cantik sekaligus berbeda dari biasanya, resep tiramisu matcha ini layak masuk daftar yang wajib dicoba.
Resep Tiramisu Matcha, Perpaduan Teh Hijau dan Krim Lembut

Tidak semua dessert berbahan matcha terasa dominan pahit. Pada tiramisu, bubuk teh hijau ini justru berperan menyeimbangkan rasa manis dari krim mascarpone sehingga hasil akhirnya tetap lembut tanpa terasa enek. Berbeda dari tiramisu klasik yang identik dengan kopi dan bubuk kakao, versi matcha menawarkan karakter rasa yang lebih segar dengan sentuhan earthy yang khas.
Bahan Tiramisu Matcha

200 gram ladyfinger
250 gram keju mascarpone
250 ml whipping cream dingin
60 gram gula halus
2 sdt ekstrak vanila
2 sdm bubuk matcha
180 ml air panas
1 sdm gula pasir
Bubuk matcha secukupnya untuk taburan
Cara Membuat Tiramisu Matcha

Campurkan bubuk matcha, gula pasir, dan air panas, lalu aduk hingga benar-benar larut. Sisihkan sampai suhunya turun.
Kocok whipping cream hingga mengembang dengan tekstur lembut, lalu simpan di dalam lemari pendingin selama menyiapkan bahan lainnya.
Aduk keju mascarpone bersama gula halus dan ekstrak vanila hingga teksturnya halus tanpa gumpalan.
Masukkan whipping cream ke dalam adonan mascarpone sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga menjadi krim yang ringan dan lembut.
Celupkan ladyfinger ke dalam larutan matcha selama satu hingga dua detik, kemudian langsung susun di dasar wadah saji.
Ratakan sebagian krim di atas susunan ladyfinger, lalu ulangi kembali dengan lapisan biskuit dan krim hingga seluruh bahan habis.
Rapikan permukaan lapisan terakhir menggunakan spatula agar hasil akhirnya terlihat lebih rapi saat disajikan.
Simpan tiramisu di dalam lemari pendingin minimal enam jam atau semalaman hingga teksturnya benar-benar set.
Tepat sebelum disajikan, taburkan bubuk matcha secara merata di atas permukaannya menggunakan saringan halus.
Tips Membuat Tiramisu Matcha

Pilih bubuk matcha dengan warna hijau cerah karena biasanya memiliki aroma yang lebih segar dan rasa pahit yang tidak terlalu tajam dibandingkan matcha yang warnanya kusam.
Jangan mengocok whipping cream hingga terlalu kaku karena tekstur krim akan lebih sulit menyatu dengan mascarpone dan hasil akhirnya terasa lebih berat.
Jika menggunakan ladyfinger yang bertekstur tipis, cukup sentuhkan sebentar ke larutan matcha. Biskuit akan terus menyerap cairan selama proses pendinginan sehingga tidak perlu direndam terlalu lama.
Simpan mascarpone dan whipping cream di lemari pendingin hingga saat akan digunakan. Bahan yang tetap dingin menghasilkan krim yang lebih stabil dan tidak mudah berair.
Gunakan wadah dengan tinggi yang cukup agar setiap lapisan memiliki ketebalan yang seimbang. Lapisan yang terlalu tipis membuat karakter tiramisu kurang terasa ketika disendok.
Ayak bubuk matcha sebelum digunakan sebagai taburan supaya permukaannya terlihat halus dan tidak meninggalkan gumpalan kecil.
Hindari menutup tiramisu menggunakan plastik wrap yang menyentuh permukaan krim karena dapat merusak lapisan paling atas ketika dibuka.
Tiramisu matcha akan terasa lebih nikmat setelah disimpan semalaman karena krim, ladyfinger, dan aroma matcha memiliki waktu lebih lama untuk menyatu.
Tiramisu matcha tidak membutuhkan dekorasi yang berlebihan karena lapisan hijau matcha di atas permukaannya sudah memberi tampilan yang elegan. Sajikan dalam keadaan dingin agar tekstur krim tetap lembut dan setiap lapisan terasa menyatu saat disantap. Sekali mencicipinya, perpaduan rasa manis, earthy, dan lembutnya dessert ini dijamin bikin susah berhenti di satu potong.



















