Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Waffle Kelapa Gula Aren, Renyah di Luar dan Harum Menggoda

Resep Waffle Kelapa Gula Aren, Renyah di Luar dan Harum Menggoda
ilustrasi waffle kelapa gula aren (pixabay.com/dimitrisvetsikas1969)
  • Waffle kelapa gula aren memadukan kelapa parut dan gula aren untuk rasa manis legit serta aroma khas, cocok sebagai sarapan, camilan sore, atau teman kopi.
  • Adonan dibuat dengan mencampur bahan kering dan kelapa, lalu memasukkan telur, susu, margarin leleh, serta vanila secara perlahan sebelum didiamkan 10 menit.
  • Cetakan harus dipanaskan dan diolesi margarin; panggang hingga kecokelatan, dinginkan di rak agar renyah, lalu sajikan hangat dengan topping sesuai selera.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu bosan dengan waffle yang rasanya itu-itu saja, coba buat versi yang lebih khas dengan tambahan kelapa dan gula aren. Perpaduan kelapa parut dengan gula aren menghasilkan rasa manis legit sekaligus aroma yang harum saat waffle dipanggang. Cocok disajikan sebagai menu sarapan, camilan sore, atau teman minum kopi di rumah.

Waffle kelapa gula aren juga bisa menjadi pilihan menarik saat ingin mengolah bahan sederhana menjadi camilan yang berbeda. Gula aren memberikan rasa manis yang lebih kaya, sedangkan kelapa parut menambahkan tekstur dan aroma khas pada setiap gigitan. Cara membuat waffle ini cukup praktis selama adonan dicampur dengan takaran yang tepat. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan ikuti langkahnya sampai selesai supaya hasilnya tidak mudah gagal.

  1. Bahan Waffle Kelapa Gula Aren

    ilustrasi tepung terigu protein sedang
    ilustrasi tepung terigu protein sedang (pixabay.com/hewq)
    1. 200 gram tepung terigu protein sedang
    2. 50 gram kelapa parut setengah tua
    3. 75 gram gula aren, sisir halus
    4. 1 sendok makan gula pasir
    5. 1 sendok teh baking powder
    6. ¼ sendok teh baking soda
    7. ¼ sendok teh garam
    8. 2 butir telur
    9. 250 ml susu cair
    10. 60 gram margarin, lelehkan
    11. ½ sendok teh vanila

  2. Cara Membuat Waffle Kelapa Gula Aren

    ilustrasi adonan
    ilustrasi adonan (pixabay.com/katetsib)
    1. Tepung terigu, gula aren, gula pasir, baking powder, baking soda, dan garam dicampurkan dalam satu wadah hingga seluruh bahan kering tercampur rata. Kelapa parut kemudian ditambahkan dan diaduk kembali agar tersebar merata di dalam campuran tepung.
    2. Telur dikocok bersama susu cair, margarin leleh, dan vanila hingga tercampur rata. Campuran bahan cair tersebut kemudian dituangkan sedikit demi sedikit ke dalam bahan kering sambil diaduk perlahan.
    3. Adonan diaduk secukupnya sampai tidak ada bagian tepung yang masih menggumpal, tapi jangan terlalu lama agar teksturnya tidak menjadi keras. Adonan kemudian didiamkan selama sekitar 10 menit supaya bahan-bahannya menyatu dengan baik.
    4. Cetakan waffle dipanaskan terlebih dahulu dan permukaannya diolesi sedikit margarin agar adonan tidak mudah menempel. Adonan kemudian dituangkan secukupnya ke bagian tengah cetakan tanpa mengisinya terlalu penuh karena adonan akan mengembang saat dipanggang.
    5. Cetakan waffle ditutup dan adonan dipanggang menggunakan api atau suhu sesuai petunjuk alat hingga permukaannya berubah menjadi kecokelatan. Waffle kemudian diperiksa setelah beberapa menit untuk memastikan bagian luarnya sudah matang dan cukup renyah.
    6. Waffle yang sudah matang dikeluarkan secara perlahan menggunakan spatula agar bentuknya tetap utuh. Waffle kemudian diletakkan di atas rak pendingin selama beberapa menit supaya uap panas tidak membuat bagian luarnya cepat lembek.
    7. Waffle kelapa gula aren disajikan selagi hangat dengan tambahan topping sesuai selera. Potongan pisang, kelapa sangrai, madu, atau sedikit gula aren cair dapat ditambahkan untuk membuat rasanya semakin menarik.

  3. Tips Membuat Waffle Kelapa Gula Aren

    ilustrasi waffle
    ilustrasi waffle (pixabay.com/congerdesign)
    1. Gunakan gula aren yang disisir halus agar lebih mudah larut dan tidak meninggalkan gumpalan besar di dalam adonan.
    2. Jangan terlalu banyak mengaduk adonan karena gluten yang terbentuk berlebihan dapat membuat waffle menjadi lebih padat dan kurang lembut.
    3. Pastikan cetakan benar-benar panas sebelum adonan dituangkan agar permukaan waffle dapat matang dengan baik dan menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
    4. Jangan langsung menumpuk waffle setelah matang karena uap panas yang terperangkap dapat membuat tekstur renyahnya cepat berkurang.

    Waffle hangat dengan aroma kelapa dan gula aren paling pas dinikmati saat baru keluar dari cetakan. Tinggal tambahkan kopi atau teh favorit, lalu jadikan waktu santai di rumah terasa sedikit lebih spesial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More