Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Waffle Kimpul Keju yang Renyah di Luar Lembut di Dalam

Resep Waffle Kimpul Keju yang Renyah di Luar Lembut di Dalam
ilustrasi waffle kimpul keju (vecteezy.com/khanisorn chalermchan)
Share Article

Kimpul biasanya lebih sering diolah menjadi beragam camilan tradisional, seperti getuk, kolak, atau sekadar direbus. Padahal, umbi lokal ini juga bisa diolah menjadi adonan waffle dengan tekstur yang tidak kalah menarik, lho. Kandungan patinya membantu menghasilkan bagian dalam yang lembut, sementara permukaan waffle tetap renyah setelah dipanggang.

Tambahan keju membuat rasa gurihnya semakin terasa tanpa menutupi cita rasa khas kimpul. Waffle ini cocok dijadikan menu sarapan, camilan sore, atau bekal yang praktis karena tetap nikmat meski sudah tidak terlalu panas. Kalau ingin mencoba olahan kimpul yang berbeda dari biasanya, resep waffle kimpul keju berikut wajib masuk ke daftar masakanmu.

Bahan Waffle Kimpul Keju

ilustrasi bahan waffle kimpul keju
ilustrasi bahan waffle kimpul keju (vecteezy.com/Bigc Studio)
  1. 250 gram kimpul, kukus lalu haluskan

  2. 200 gram tepung terigu protein sedang

  3. 50 gram keju cheddar parut

  4. 2 butir telur

  5. 200 ml susu cair

  6. 50 gram mentega leleh

  7. 2 sdm gula pasir

  8. 1 sdt baking powder

  9. 1/2 sdt garam

  10. 1/2 sdt vanila bubuk

Cara Membuat

ilustrasi membuat waffle kimpul keju
ilustrasi membuat waffle kimpul keju (commons.wikimedia.org/Kritzolina)
  1. Masukkan kimpul yang sudah dihaluskan ke dalam wadah, lalu tambahkan telur, susu cair, dan mentega leleh. Aduk hingga teksturnya lembut dan tercampur rata.

  2. Campurkan tepung terigu, baking powder, garam, gula pasir, dan vanila bubuk ke dalam adonan, lalu aduk secukupnya hingga tidak ada tepung yang menggumpal.

  3. Masukkan keju parut, lalu aduk perlahan hingga tersebar merata di seluruh adonan. Diamkan adonan sekitar 15 menit agar tepung menyerap cairan dengan baik.

  4. Panaskan cetakan waffle, lalu olesi permukaannya dengan sedikit mentega.

  5. Tuang adonan secukupnya hingga memenuhi cetakan tanpa meluap, kemudian tutup dan panggang sampai kedua sisinya berwarna kuning keemasan.

  6. Angkat waffle setelah permukaannya terasa renyah, lalu lanjutkan memanggang sisa adonan hingga habis.

  7. Sajikan waffle kimpul keju bersama madu, mentega, atau potongan buah sesuai selera.

Tips Membuat Waffle Kimpul Keju

ilustrasi waffle kimpul keju
ilustrasi waffle kimpul keju (vecteezy.com/Srinrat Wuttichaikitcharoen)
  1. Pilih kimpul yang umbinya padat dan tidak memiliki banyak bercak kehitaman agar rasa serta teksturnya tetap maksimal setelah dikukus.

  2. Haluskan kimpul selagi masih hangat supaya lebih lembut dan tidak menyisakan butiran yang dapat memengaruhi tekstur waffle.

  3. Gunakan keju cheddar yang baru diparut karena aromanya masih lebih kuat dibanding keju parut yang sudah terlalu lama disimpan.

  4. Jangan mengaduk adonan terlalu lama setelah tepung masuk. Adonan yang diaduk berlebihan dapat membuat tekstur waffle lebih padat.

  5. Pastikan cetakan benar-benar panas sebelum adonan dituang agar permukaan waffle langsung membentuk lapisan renyah sejak awal dipanggang.

  6. Hindari membuka cetakan terlalu cepat karena adonan yang belum set lebih mudah menempel dan membuat bentuk waffle kurang rapi.

  7. Jika ingin bagian luar lebih garing, diamkan waffle di atas rak kawat selama beberapa menit setelah matang. Uap panas akan keluar sehingga permukaannya tetap renyah lebih lama.

  8. Simpan waffle yang belum disantap di wadah tertutup setelah benar-benar dingin. Saat akan dinikmati kembali, cukup panaskan sebentar menggunakan toaster agar teksturnya kembali renyah.

Waffle kimpul keju membuktikan bahwa umbi lokal juga bisa diolah menjadi camilan modern tanpa kehilangan cita rasanya. Tekstur renyah di bagian luar berpadu dengan bagian dalam yang lembut, membuatnya cocok untuk dinikmati kapan saja bersama minuman favorit. Kalau masih punya stok kimpul di rumah, tidak ada salahnya mencoba resep ini sebagai variasi camilan yang berbeda dari biasanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More