Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu DOMS dalam Gym? Kenali Penyebab dan Solusinya
ilustrasi apa itu DOMS dalam gym (pexels.com/Kindel Media)

Apakah kamu rutin olahraga di gym? Biasanya, orang akan sangat bersemangat setelah lama tidak olahraga di gym. Betapa asyiknya bertemu teman baru dan menggarap satu per satu target olahraga yang diinginkan.

Akan tetapi, setelah berolahraga di gym, tubuh kerap merasakan nyeri yang berlangsung selama beberapa hari. Ternyata, ini yang disebut sebagai DOMS. Lalu, apa itu DOMS dalam gym? Kenalan dahulu, yuk, dengan istilah satu ini.

1. Apa arti kata DOMS?

ilustrasi arti kata DOMS (pexels.com/Kindel Media)

DOMS adalah singkatan dari delayed onset muscle soreness (DOMS). Istilah DOMS diberikan oleh seorang fisiologis bernama Sonja Trierweiler. DOMS sering disebut dengan nyeri otot tertunda.

DOMS merupakan gejala tidak nyaman pada otot setelah intensitas olahraga yang tinggi atau tidak biasa. Semua kalangan bisa mengalami DOMS, bahkan atlet tidak terkecuali. Apabila kamu tidak olahraga cukup lama, sesuatu hal yang normal tubuh mengalami DOMS.

2. Penyebab DOMS setelah latihan gym

ilustrasi penyebab DOMS (pexels.com/Victor Freitas)

DOMS tidak sama dengan keseleo atau terkilir pada otot. Penyebab DOMS dalam gym yaitu kerusakan serabut otot akibat intensitas olahraga yang berlebihan serta otot yang tidak terlatih.

Selanjutnya, mikro trauma tersebut berkembang menjadi reaksi peradangan dan pengeluaran enzim. Buku berjudul Kajian Ilmu Fisiologi dalam Prespektif Ilmu Olahraga menjelaskan ketika peradangan berlangsung prostaglandin E2 (PGE2) memberikan reaksi terhadap nosiseptor tipe 3 dan 4, sehingga muncul sensasi nyeri pada otot.

3. Ciri-ciri kamu mengalami DOMS

ilustrasi gejala DOMS (pexels.com/Kindel Media)

Gejala DOMS tidak langsung terasa saat olahraga maupun beberapa menit setelahnya. Namun, gejalanya mulai muncul kisaran 12 hingga 23 jam setelah gym. Puncaknya otot akan terasa nyeri dan kaku 24 jam sampai 72 jam.

Berapa lama DOMS hilang? Kamu tentunya tidak nyaman dengan reaksi tubuh ini dan ingin segera sembuh. Gejala DOMS berlangsung membaik 2 hingga 5 hari. Dilansir dari laman Healthline, tanda-tanda DOMS antara lain:

  • otot berkontraksi dan kencang ketika merenggangkan otot, sehingga terasa nyeri;

  • nyeri saat disentuh;

  • keterbatasan gerak karena otot kaku dan sakit;

  • beberapa area tampak bengkak;

  • kelelahan otot;

  • kehilangan kekuatan otot jangka pendek.

4. Apakah DOMS tanda olahraga berhasil?

ilustrasi olahraga berhasil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Sebagian orang berpikir nyeri pasca olahraga "tanda" program gym berjalan baik. Sebaliknya, tubuh tidak pegal dan nyeri berarti olahraga kurang maksimal. Apakah hal tersebut benar?

Faktanya, DOMS bukan indikator keberhasilan olahraga. Laman Sheffield Physiotherapy menyebutkan faktor-faktor yang memengaruhi DOMS yaitu:

  1. Jenis latihan: latihan ekstentrik lebih mudah menyebabkan DOMS dibandingkan latihan konsestris. Latihan ekstentrik adalah latihan beban yang menimbulkan kontraksi otot memanjang. Misalnya, squat, pull-up, lunges;

  2. Kebiasaan: otot memerlukan adaptasi dengan aktivitas olahraga yang baru, sehingga nyeri otot muncul sebagai bentuk adaptasi;

  3. Genetik: beberapa orang lebih rentan mengalami DOMS dibandingkan orang lain;

  4. Gaya hidup: orang yang dehidrasi dan kurang tidur bisa memperburuk gejala DOMS.

5. Cara mengurangi gejala DOMS, bolehkan dipijat?

ilustrasi pijat otot (pexels.com/pixabay)

Pijat sudah umum dipakai untuk menghilangkan rasa nyeri pada tubuh. Gejala DOMS bisa diredakan dengan pijatan ringan. Caranya dengan mengoleskan minyak ke area sakit, selanjutnya berikan pijatan secara perlahan. Laman NHS Inform menyebutkan tindakan yang dapat meredakan gejala DOMS yaitu:

  • kompres dingin: gunakan ice bag untuk mengompres area nyeri selama 10 sampai 15 menit.

  • berikan pijatan ringan pada area nyeri;

  • lakukan gerakan regangan ringan;

  • minum obat antinyeri atau anti peradangan (jika diperlukan).

DOMS dalam gym lumrah terjadi pada setiap orang. Sebagian orang merasakan 'trauma' dan takut olahraga lagi setelah adanya DOMS. Jadi, kamu bisa mencegah DOMS dengan melakukan pendinginan setelah olahraga.

Referensi

"What Is Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) and What Can You Do About It?" Healthline. Diakses pada Maret 2026.

Kajian Ilmu Fisiologi dalam Perspektif Ilmu Olahraga. (2023). (n.p.): Penerbit NEM.

Peran Kurkumin Terhadap Delayed Onset Muscle Sorness Setelah Aktivitas Eksentrik. (n.d.). (n.p.): uwais insirasi indonesia.

"Pain and Injuries After Exercise". NHS Inform. Diakses pada Maret 2026

"Does Muscle Soreness Mean You’ve Had an Effective Workout?" Sheffield Physiotherapy. Diakses pada Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team