Tidak ada satu batas berat yang terbukti aman untuk semua orang dewasa. Kemampuan membawa beban bergantung pada kondisi tubuh, jarak, medan, dan durasi. Tas yang membuat langkah berubah, tubuh condong, atau memicu nyeri dianggap sudah terlalu berat.
Untuk anak, American Academy of Pediatrics menyarankan berat ransel tidak melebihi sekitar 15 persen berat badan.
Contohnya:
Anak berbobot 20 kilogram: tas maksimal sekitar 3 kilogram.
Anak berbobot 30 kilogram: tas maksimal sekitar 4,5 kilogram.
Anak berbobot 40 kilogram: tas maksimal sekitar 6 kilogram.
Berat di bawah batas tersebut tetap perlu dikurangi jika tubuh anak harus condong ke depan, mengeluh sakit, atau berjalan tidak nyaman.
Beberapa langkah berikut membantu mengurangi beban pada tubuh:
Gunakan ransel dengan dua tali. Kedua tali bahu perlu dipakai bersamaan dan memiliki panjang yang seimbang. Tali sebaiknya lebar dan dapat disesuaikan.
Dekatkan tas ke tubuh. Kencangkan tali agar ransel tidak menggantung terlalu rendah atau bergoyang ketika berjalan. Tali dada atau pinggang dapat membantu menjaga tas tetap stabil dan membagi beban.
Letakkan barang berat dekat punggung. Laptop dan buku tebal ditempatkan pada bagian yang paling dekat dengan tubuh. Isi sisi kanan dan kiri secara seimbang agar tas tidak menarik tubuh ke satu arah.
Bersihkan isi tas secara rutin. Keluarkan dokumen lama, botol kosong, kosmetik, kabel, dan barang lain yang tidak diperlukan pada hari itu. Buku dapat ditinggalkan di sekolah atau tempat kerja kalau memungkinkan.
Batasi waktu membawa. Letakkan tas saat menunggu, naik kendaraan, atau sudah sampai tujuan. Kalau barang bawaanmu banyak, koper beroda atau membagi beban dalam perjalanan terpisah disarankan.
Ganti sisi saat memakai tas satu tali. Mengganti sisi dapat mengurangi pembebanan terus-menerus pada bahu yang sama. Untuk barang berat atau perjalanan panjang, ransel dua tali umumnya lebih mampu membagi beban daripada tote bag atau tas tangan.
Jika nyeri baru muncul, kurangi beban dan hentikan aktivitas yang memperburuk keluhan. Tetap lakukan gerakan ringan sesuai kemampuan dan hindari membawa barang berat hingga rasa sakit membaik.
Temui dokter menyarankan pemeriksaan apabila nyeri punggung tidak membaik, bertambah berat, atau disertai kesemutan, kelemahan tungkai, demam, maupun gangguan buang air kecil dan besar.
Referensi
Ferran Cuenca-Martínez et al., “The Influence of the Weight of the Backpack on the Biomechanics of the Child and Adolescent: A Systematic Review and Meta-analysis with a Meta-Regression,” Pediatric Physical Therapy 35, no. 2 (2023): 212–226, https://doi.org/10.1097/PEP.0000000000000996.
Katrina M. Simpson, Bridget J. Munro, and Julie R. Steele, “Effect of Load Mass on Posture, Heart Rate and Subjective Responses of Recreational Female Hikers to Prolonged Load Carriage,” Applied Ergonomics 42, no. 3 (2011): 403–410, https://doi.org/10.1016/j.apergo.2010.08.018.
Josette A. Bettany-Saltikov and L. Cole, “The Effect of Frontpacks, Shoulder Bags and Handheld Bags on 3D Back Shape and Posture in Young University Students: An ISIS2 Study,” Studies in Health Technology and Informatics 176 (2012): 117–121, https://doi.org/10.3233/978-1-61499-067-3-117.
Jennifer L. Hein et al., “Backpack Load Carriage Affects Motor and Sensory Responses of the Median Nerve,” Military Medicine 191, nos. 3–4 (2026): e703–e709, https://doi.org/10.1093/milmed/usaf459.
American Academy of Orthopaedic Surgeons, “Backpack Safety,” diakses Juli 2026.
Tiê Parma Yamato et al., “Do Schoolbags Cause Back Pain in Children and Adolescents? A Systematic Review,” British Journal of Sports Medicine 52, no. 19 (2018): 1241–1245, https://doi.org/10.1136/bjsports-2017-098927.
American Academy of Pediatrics, “Backpack Safety,” diakses Juli 2026.
Kementerian Kesehatan RI, “Nyeri Punggung Bawah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya,” diakses Juli 2026.