ilustrasi protein shake (unsplash.com/CTRL A Meal Replacement)
Protein shake berguna ketika kamu membutuhkan cara yang lebih praktis untuk menambah asupan protein. Minuman seperti whey protein lebih mudah dikonsumsi setelah latihan ketika kamu belum sempat menyiapkan makanan atau sedang dalam perjalanan. Namun, kemudahan tersebut tidak membuat protein shake memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki telur, ayam, ikan, susu, tahu, atau tempe.
Pilihan sumber protein bisa disesuaikan dengan kebiasaan makan, kebutuhan tubuh, dan kondisi masing-masing. Kalau kebutuhan protein sudah tercukupi dari makanan sehari-hari, kamu tidak wajib menambahkan whey protein hanya karena baru selesai gym. Sebaliknya, kalau asupan dari makanan masih sulit mencukupi kebutuhan, protein shake dapat menjadi salah satu cara untuk melengkapinya.
Jadi, kapan sebaiknya makan protein setelah gym? Kalau baru sempat makan setelah perjalanan pulang dari gym, tidak berarti kesempatan tubuh untuk memanfaatkan protein sudah lewat. Jadi, kamu tidak perlu menjadikan beberapa menit setelah latihan sebagai patokan mati untuk menentukan kapan harus makan. Selama pola makan sehari-hari tetap mencukupi kebutuhan protein, waktu makan setelah gym bisa disesuaikan dengan jadwal dan kondisi tubuh.
Referensi
"Should You Have a Protein Shake Before or After Your Workout?" Healthline. Diakses pada Agustus 2026.
"Pre- versus post-exercise protein intake has similar effects on muscular adaptations." PeerJ. Diakses pada Agustus 2026.