ilustrasi sarden (commons.wikimedia.org/Judgefloro)
Salah satu keunggulan sarden kaleng dibandingkan banyak produk ikan olahan lainnya adalah tulangnya dapat ikut dikonsumsi. Selama proses pengalengan, ikan dipanaskan pada suhu dan tekanan tinggi sehingga tulangnya menjadi lunak tanpa menghilangkan sebagian besar kandungan mineralnya. Karena itu, sarden kaleng dapat menjadi sumber kalsium yang cukup baik. Dalam 100 gram sarden kaleng dengan tulang, kandungan kalsiumnya dapat mencapai sekitar 300–400 miligram, atau hampir sepertiga kebutuhan kalsium harian orang dewasa.
Selain kaya kalsium, sarden juga mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kombinasi kedua nutrisi tersebut berperan menjaga kesehatan tulang dan fungsi otot, terutama ketika asupan kalori sedang dibatasi selama menjalani program diet. Inilah alasan sarden kaleng tidak hanya menawarkan protein yang mengenyangkan, tetapi juga menyediakan mikronutrien penting yang sering kali sulit dipenuhi jika pola makan terlalu ketat.
Sarden kaleng bukan berarti harus dihindari hanya karena termasuk makanan kemasan. Kandungan protein, omega-3, serta berbagai zat gizi di dalamnya tetap memberikan manfaat jika dikonsumsi dalam porsi yang sesuai dan dipadukan dengan pola makan yang seimbang. Nah, setelah mengetahui faktanya, apakah sarden kaleng masih menjadi salah satu menu andalanmu saat diet?
Referensi
"Eating Nothing But Sardines May Help You Lose Weight, But Experts Say It's a Bad Idea" Healthline. Diakses pada Agustus 2026.
"Are There Health Benefits to Eating Sardines?" WebMD Diakses pada Agustus 2026.