ilustrasi perut kembung (vecteezy.com/Bigc Studio)
Jalan kaki bisa membantu ketika perut terasa kembung sesekali, tetapi bukan berarti semua penyebab kembung bisa diatasi dengan berjalan. Perut kembung yang sering muncul dapat berkaitan dengan makanan tertentu, sembelit, intoleransi makanan, sindrom iritasi usus, atau masalah pencernaan lainnya. Karena penyebabnya berbeda-beda, cara mengatasinya pun juga tidak selalu sama.
Perhatikan juga gejala lain yang muncul bersamaan dengan kembung. Kalau perut sering terasa sangat nyeri, berat badan turun tanpa sebab, muntah, BAB berdarah, atau keluhan terus berulang, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Jalan kaki boleh menjadi kebiasaan setelah makan, tetapi jangan digunakan untuk menutupi keluhan pencernaan yang terus terjadi.
Jadi, gak perlu menunggu perut terasa sangat penuh untuk mulai bergerak setelah makan. Jalan santai selama beberapa menit bisa menjadi kebiasaan simpel yang membantu tubuh dalam proses pencernaan. Kalau setelah makan kamu biasanya langsung duduk dalam waktu lama, coba ganti dengan berjalan kaki sebentar saja.
Referensi:
"The effect of a short-term physical activity after meals on gastrointestinal symptoms in individuals with functional abdominal bloating: a randomized clinical trial" Gastroenterology and Hepatology from Bed to Bench. Diakses pada Oktober 2026
"6 things you can do to prevent bloating." UCLA Health. Diakses pada Oktober 2026
"Is Walking After Eating Good for You?" Healthline. Diakses pada Oktober 2026