gambar makanan berlemak yang sebaiknya dihindari saat berolahraga (unsplash.com/Fidel Fernando)
Mengisi perut sebelum melakukan olahraga intens seperti HYROX memang membantu kita mendapatkan energi yang dibutuhkan. Namun kamu juga harus memastikan telah memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk mencerna makanan sebelum sesi olahraga dimulai. Selain itu, apa yang kita makan juga sangat berpengaruh pada kondisi kita saat melakukan olahraga.
Dilansir Health, sebelum berolahraga sebaiknya hindari makanan yang tinggi serat, lemak, dan gula. Meski pada kondisi biasa, makanan ini gak memberikan efek apapun, saat olahraga situasinya berbeda. Makanan seperti ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Ketika kamu memulai sesi olahraga, sistem pencernaan belum selesai bekerja dan akhirnya menyebabkan sejumlah masalah seperti sakit perut, kembung, dan kram.
Mengalami sakit perut hingga ingin buang air setelah melakukan olahraga intens seperti HYROX bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun hanya karena kamu pernah mengalami sakit perut, bukan berarti kamu harus berhenti berolahraga. Dengan mengatur waktu makan dan memilih makanan yang tepat, kondisi ini seharusnya gak akan terulang. Jika perutmu masih sakit bahkan setelah menerapkan pola makan yang baik, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan.
Referensi
“Exercise and Diarrhea or Constipation.” Health. Diakses September 2026.
“HYROX Workout.” Medical News Today. Diakses September 2026.
“Beyond the Burn: Decoding the HYROX Hype.” Patient.info. Diakses September 2026.
“Why Is My Stomach Upset After Exercising?” Northeast Digestive. Diakses September 2026.
“Exercise & GI Symptoms.” International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD). Diakses September 2026.
“Peristalsis.” Cleveland Clinic. Diakses September 2026.
“How to Treat and Prevent Diarrhea During and After Exercise.” Vinmec International Hospital. Diakses September 2026.