DOMS memang umum terjadi setelah olahraga berat atau melakukan gerakan yang belum terbiasa. Meski begitu, bukan berarti kamu harus pasrah mengalaminya tiap habis latihan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau setidaknya mengurangi risiko DOMS. Berikut tipsnya:
Melakukan pemanasan adalah langkah penting. Tujuannya bukan hanya meningkatkan denyut jantung, tapi juga mempersiapkan otot dan saraf agar lebih siap saat digunakan. Pemanasan bisa dilakukan dengan stretching dinamis atau gerakan ringan yang meniru aktivitas utama olahraga.
Setelah olahraga selesai, jangan langsung berhenti bergerak. Lakukan pendinginan dengan stretching statis atau gerakan ringan seperti jalan santai. Aktivitas ini bisa membantu sistem pernapasan dan peredaran darah kembali normal. Efeknya, tubuh terasa lebih rileks dan nyaman setelah latihan.
Salah satu penyebab DOMS adalah ketika tubuh tiba-tiba dipaksa melakukan gerakan atau latihan berat dan belum terbiasa. Oleh karena itu, penting banget untuk membangun intensitas olahraga secara bertahap. Misalnya, kalau kamu baru mulai latihan angkat beban, mulailah dari yang ringan dulu dan perlahan tingkatkan beban atau repetisinya.
Dengan tahu apa itu DOMS dan cara mencegahnya, kamu bisa tetap semangat olahraga tanpa khawatir nyeri otot datang tiba-tiba.Lebih siap, lebih nyaman, dan pastinya bisa konsisten, deh.
Referensi
"What Is Delayed-Onset Muscle Soreness (DOMS)?". Medical News Today. Diakses Agustus 2025.
"What Is Delayed Onset Muscle Soreness?". Cedars Sinai. Diakses Agustus 2025.
"What Is Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) and What Can You Do About It?". Healthline. Diakses Agustus 2025.