ilustrasi ayam panggang (pexels.com/Kaboompics.com)
Selain protein, ayam menyediakan sejumlah vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh. Dada ayam tanpa kulit mengandung selenium, kolin, vitamin B2, B3, B5, B6, dan B12 dalam jumlah tertentu. Vitamin B membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi dan juga berperan dalam pembentukan sel darah merah. Selenium sendiri memiliki fungsi antioksidan serta dibutuhkan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan fungsi kelenjar tiroid.
Kandungan nutrisi tersebut bisa berbeda tergantung bagian ayam yang kamu pilih. Sekitar 3 ons paha ayam dengan kulit mengandung sekitar 20 gram protein, tapi kalorinya lebih tinggi dibandingkan dada ayam tanpa kulit dan memiliki kandungan lemak yang lebih banyak. Sebagian lemak pada paha ayam merupakan lemak tidak jenuh, tapi kulitnya juga membuat kandungan lemak jenuh menjadi lebih tinggi. Karena itu, kalau ingin mendapatkan manfaat ayam tanpa berlebihan, kamu bisa memilih bagian yang sesuai kebutuhan dan mengatur porsinya.
Padukan dengan sayuran, buah, sumber karbohidrat, serta makanan bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi lebih lengkap. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati ayam secara rutin tanpa mengabaikan keseimbangan pola makan.