1. Aliran darah ke kulit berkurang
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah, kondisi yang dikenal sebagai aterosklerosis. Seiring waktu, plak ini dapat mempersempit pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke berbagai jaringan tubuh, termasuk kulit. Ketika kulit tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup, beberapa hal di bawah ini dapat terjadi:
Kulit menjadi lebih kering dan mudah iritasi.
Proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat.
Kulit terasa lebih dingin saat disentuh.
Muncul rasa gatal akibat kulit yang kehilangan kelembapan.
Karena itu, sebagian orang yang memiliki kolesterol tinggi mungkin mengalami kulit kering dan gatal, meskipun penyebab utamanya adalah gangguan sirkulasi darah, bukan kolesterol itu sendiri.
2. Berhubungan dengan beberapa penyakit kulit
Beberapa kondisi kulit diketahui lebih sering ditemukan pada orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Kondisi-kondisi ini dapat menyebabkan rasa gatal dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Psoriasis: Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan munculnya bercak merah bersisik pada kulit. Kondisi ini sering disertai rasa gatal dan terdapat hubungan antara psoriasis dengan kadar kolesterol yang tinggi.
Lichen planus: Ini merupakan peradangan yang dapat menyebabkan ruam berwarna keunguan, nyeri, dan gatal. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dengan kadar kolesterol yang meningkat.
Xantoma: Xantoma adalah benjolan atau endapan lemak yang terbentuk di bawah kulit akibat tingginya kadar kolesterol atau trigliserida. Meski tidak selalu menimbulkan gejala, beberapa kasus dapat menyebabkan iritasi atau rasa tidak nyaman pada kulit.
Kulit kering (xerosis): Sirkulasi darah yang kurang optimal dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif, pecah-pecah, dan terasa gatal.
3. Meningkatkan peradangan dalam tubuh
Kolesterol LDL atau yang sering disebut "kolesterol jahat" dapat memicu peradangan kronis tingkat rendah dalam tubuh. Peradangan ini dapat memperburuk berbagai masalah kulit, termasuk eksim, yang salah satu gejalanya adalah rasa gatal.