ilustrasi seorang ibu sedang menyusui bayinya (magnific.com/freepik)
Cara yang lebih berguna adalah melihat buah hati.
Beberapa tanda bayi memperoleh cukup ASI antara lain menyusu secara teratur, terdengar atau terlihat menelan, berat badan bertambah sesuai pemantauan, dan menghasilkan urine serta tinja dalam jumlah yang sesuai usia. Pada sekitar hari kelima, bayi umumnya sudah menghasilkan sedikitnya sekitar enam popok basah sehari.
Sebaliknya, bayi yang terus kehilangan berat badan setelah hari kelima, jarang buang air kecil, sulit melekat pada payudara, tampak sangat mengantuk atau lemas, atau tidak terdengar menelan ketika menyusu perlu dievaluasi oleh dokter.
Pertumbuhan bayi, transfer ASI saat menyusu, dan pola buang air memberikan informasi yang jauh lebih berguna.
Kesimpulannya, payudara kecil tidak berarti produksi ASI sedikit. Pada laktasi yang normal, faktor penting adalah perkembangan dan fungsi jaringan penghasil ASI, hormon, kemampuan bayi mengisap dan memindahkan ASI, serta pengeluaran ASI yang cukup sering dan efektif.
Ada kondisi tertentu, seperti hipoplasia jaringan kelenjar, operasi payudara sebelumnya, atau masalah hormonal, yang memang dapat mengurangi produksi ASI. Jika ada kekhawatiran tentang suplai, parameter yang lebih penting adalah pertumbuhan bayi dan tanda bahwa bayi menyusu dengan baik.
Referensi
Donna T. Ramsay, Jacqueline C. Kent, R. A. Hartmann, and Peter E. Hartmann, “Anatomy of the Lactating Human Breast Redefined with Ultrasound Imaging,” Journal of Anatomy 206, no. 6 (2005): 525–34, https://doi.org/10.1111/j.1469-7580.2005.00417.x.
Donna Tracy Geddes et al., “25 Years of Research in Human Lactation: From Discovery to Translation,” Nutrients 13, no. 9 (2021): 3071, https://doi.org/10.3390/nu13093071.
Magdalena Babiszewska-Aksamit et al., “Breast Size in Lactating Women and the Content of Macronutrients in Human Milk,” American Journal of Human Biology 36, no. 6 (2024): e24055, https://doi.org/10.1002/ajhb.24055.
Susan E. Daly and Peter E. Hartmann, “Infant Demand and Milk Supply. Part 2: The Short-Term Control of Milk Synthesis in Lactating Women,” Journal of Human Lactation 11, no. 1 (1995): 27–37, https://doi.org/10.1177/089033449501100120.
Jacqueline C. Kent et al., “Volume and Frequency of Breastfeedings and Fat Content of Breast Milk throughout the Day,” Pediatrics 117, no. 3 (2006): e387–95, https://doi.org/10.1542/peds.2005-1417.
Renee L. Kam, Lisa H. Amir, and Meabh Cullinane, “Is There an Association Between Breast Hypoplasia and Breastfeeding Outcomes? A Systematic Review,” Breastfeeding Medicine 16, no. 8 (2021): 594–602, https://doi.org/10.1089/bfm.2021.0032.
Centers for Disease Control and Prevention, “Newborn Breastfeeding Basics,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Breast Surgery and Breastfeeding,” diakses Agustus 2026.
American College of Obstetricians and Gynecologists, “Breastfeeding Challenges,” Committee Opinion, 2021.