ilustrasi orang tua memantau kondisi anak saat mengalami gejala influenza (pexels.com/MART PRODUCTION)
Selain melakukan berbagai langkah pencegahan, orang tua juga perlu membantu menjaga kondisi tubuh anak dengan memberikan makanan bergizi, cukup minum, dan memastikan anak mendapat waktu istirahat yang cukup.
Orang tua juga perlu mengenali gejala influenza yang biasanya muncul tiba-tiba, seperti demam, batuk (umumnya batuk kering), sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, serta hidung berair. Jika kondisi anak memburuk, segera hubungi dokter. Anak juga perlu segera mendapat pertolongan jika mengalami kesulitan bernapas, dehidrasi, tidak responsif, atau kejang.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari Influenza A. Dengan membiasakan langkah pencegahan dan tetap memperhatikan kondisi anak, risiko penularan serta komplikasi dapat diminimalkan. Yuk, mulai terapkan kebiasaan sederhana ini agar anak tetap sehat dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
Referensi
“Flu and Children.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada September 2026.
“About Handwashing.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada September 2026.
“Healthy Habits to Prevent Flu.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada Setember 2026.
“Tanya Jawab (FAQ) Seputar Influenza.” Kemenkes. Diakses pada September 2026.