Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa yang Terjadi jika Minum Suplemen Bareng Kopi Tiap Pagi?

Apa yang Terjadi jika Minum Suplemen Bareng Kopi Tiap Pagi?
ilustrasi suplemen (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Intinya Sih
  • Kopi dapat menghambat penyerapan zat besi, kalsium, dan magnesium dari suplemen karena kandungan polifenol serta efek diuretiknya yang mempercepat pembuangan mineral tubuh.
  • Efek diuretik kopi juga membuat vitamin B kompleks cepat terbuang lewat urine sebelum sempat diserap optimal, sehingga waktu konsumsi perlu dijeda dari minum kopi.
  • Suplemen larut lemak seperti vitamin A, D, E, K, dan omega-3 tidak terserap baik jika diminum hanya dengan kopi tanpa makanan berlemak sebagai pendukung penyerapan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Banyak orang punya kebiasaan pagi seperti minum suplemen kemudian lanjut minum kopi. Kebiasaan ini terasa efisien apalagi waktunya pas sebelum berangkat kerja. Tapi kebiasaan ini ternyata bisa berdampak lebih besar dari yang kita kira.

Tubuh punya cara kerja sendiri dalam menyerap nutrisi. Tidak semua zat gizi bisa diserap maksimal di semua kondisi, termasuk saat perut sudah terisi kopi. Beberapa suplemen justru bereaksi dengan senyawa dalam kopi dan akhirnya tidak bekerja seperti seharusnya. Yuk, kita bahas satu per satu apa yang sebenarnya terjadi.

1. Penyerapan zat besi jadi terganggu

ilustrasi kopi
ilustrasi kopi (pexels.com/sivildikkatsizlik)

Kopi mengandung senyawa bernama polifenol, khususnya asam klorogenat. Senyawa ini dikenal punya kemampuan mengikat zat besi sebelum sempat diserap usus. Akibatnya, zat besi dari suplemen tidak masuk ke aliran darah secara optimal. Ini jadi masalah serius buat kamu yang minum suplemen zat besi karena anemia atau kondisi medis tertentu.

Konsumsi kopi bersamaan dengan makanan atau suplemen kaya zat besi bisa menurunkan penyerapannya hingga lebih dari 50 persen. Angka itu bukan angka kecil, terutama kalau kamu sudah berusaha memperbaiki kadar hemoglobin. Solusinya sederhana yakni beri jeda minimal satu jam antara kopi dan suplemen zat besi. Kalau bisa dua jam, itu lebih baik.

2. Kalsium dan magnesium ikut terdampak

ilustrasi kopi
ilustrasi kopi (pexels.com/Christopher Welsch Leveroni)

Kafein dalam kopi bersifat diuretik ringan, artinya meningkatkan produksi urine. Proses ini ikut mendorong pembuangan mineral dari tubuh, termasuk kalsium dan magnesium. Kalau kamu minum suplemen kalsium tepat bersamaan dengan kopi, tubuhmu mungkin sedang kehilangan mineral itu lebih cepat dari yang masuk. Ini jadi dilema tersendiri terutama untuk kesehatan tulang jangka panjang.

Selain itu, ada interaksi langsung antara kafein dan reseptor di tubuh yang berkaitan dengan metabolisme kalsium. Kafein menghambat penyerapan kalsium di saluran pencernaan meski dalam jumlah kecil. Efeknya memang tidak langsung terasa, tapi kalau dilakukan setiap hari selama bertahun-tahun, dampaknya bisa terakumulasi. Waktu terbaik minum suplemen mineral adalah saat perut sudah tidak terlalu terpengaruh kafein.

3. Vitamin B kompleks bisa terbuang sia-sia

ilustrasi suplemen
ilustrasi suplemen (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Vitamin B adalah vitamin larut air, bukan larut lemak. Ini berarti tubuh tidak menyimpannya dalam jumlah besar dan kelebihan langsung dibuang lewat urine. Nah, karena kopi bersifat diuretik, kecepatan pengeluaran cairan dari tubuh jadi meningkat. Vitamin B yang baru kamu minum pun ikut terbuang sebelum sempat dimanfaatkan secara maksimal.

Kondisi ini paling terasa pada vitamin B1, B2, dan B6 yang punya waktu retensi relatif pendek di tubuh. Bukan berarti konsumsi vitamin B jadi tidak ada gunanya sama sekali, tapi efisiensinya berkurang. Idealnya, minum vitamin B sekitar 30 menit sebelum kopi atau setelah sarapan yang mengandung cukup cairan. Dengan begitu tubuh punya waktu untuk mulai menyerapnya sebelum efek diuretik kopi bekerja.

4. Suplemen tidur dan relaksasi bisa saling bertentangan

ilustrasi suplemen
ilustrasi suplemen (pexels.com/by Natallia)

Beberapa orang minum suplemen seperti magnesium glisin, L-theanine, atau ashwagandha di pagi hari untuk efek relaksasi dan manajemen stres. Di sisi lain, kopi memberi efek stimulasi lewat kafein yang memblokir adenosin di otak. Ketika keduanya masuk bersamaan, efeknya saling tarik-menarik dan hasilnya tidak optimal di keduanya. Tubuh jadi bingung antara perintah "tenang" dan perintah "waspada" secara bersamaan.

L-theanine memang sering disebut bisa berpadu baik dengan kafein untuk fokus yang lebih terarah. Tapi ashwagandha dan suplemen adaptogen lain bekerja dengan mekanisme yang berbeda dan membutuhkan kondisi tubuh yang lebih stabil untuk bekerja optimal. Minum adaptogen bersama kopi bisa mengurangi manfaat yang kamu harapkan dari suplemen tersebut. Lebih baik pisahkan jadwal minumnya dengan selang waktu sekitar satu jam.

5. Suplemen larut lemak tidak terserap tanpa makanan

ilustrasi suplemen
ilustrasi suplemen (pexels.com/Jonathan Borba)

Vitamin A, D, E, dan K adalah vitamin yang hanya bisa diserap tubuh jika ada lemak sebagai kendaraannya. Kopi hitam tanpa tambahan apapun tidak mengandung lemak sama sekali. Minum suplemen vitamin larut lemak hanya dengan kopi sama saja seperti memasukkan bensin ke tangki yang tidak punya saluran ke mesin. Suplemen itu akan melewati saluran cerna tanpa terserap dengan baik.

Ini juga berlaku untuk suplemen berbasis minyak seperti omega-3 atau vitamin D3 dalam bentuk softgel. Tanpa lemak dari makanan, bioavailabilitasnya sangat rendah. Kamu mungkin sudah keluar uang untuk suplemen berkualitas, tapi hasilnya tidak sebanding karena cara minumnya kurang tepat. Pastikan suplemen jenis ini selalu dikonsumsi bersama sarapan yang mengandung sumber lemak sehat seperti telur, alpukat, atau kacang-kacangan.

Kopi pagi memang menyenangkan, dan suplemen memang penting untuk kesehatan. Namun, tubuh bekerja dengan logika penyerapan yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Memberi jarak antara keduanya adalah investasi kecil yang bisa membuat setiap suplemen yang kamu minum benar-benar bekerja.

Referensi

"Is It Safe To Take Vitamins With Coffee?" Health. Diakses pada April 2026

"5 Supplements That Don't Mix Well with Coffee, According to Pharmacists." Eating Well. Diakses pada April 2026

"Does caffeine affect the absorption of vitamins and minerals?" Holland and Barrett. Diakses pada April 2026

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Related Articles

See More