Gejala stroke identik dengan kondisi darurat, seperti wajah mendadak turun sebelah, tangan melemah, atau bicara menjadi pelo. Namun, bagaimana jika gejala tersebut hanya muncul beberapa menit, kemudian menghilang seolah-olah tidak pernah terjadi? Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa sudah pulih dan tidak perlu pergi ke rumah sakit.
Padahal, gejala stroke yang hilang dengan sendirinya bukan berarti bahaya sudah berlalu. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda transient ischemic attack (TIA) atau mini stroke. Meski gejalanya bersifat sementara, tetapi TIA merupakan peringatan serius bahwa seseorang berisiko mengalami stroke yang lebih berat.
