Tidak semua ketidaknyamanan pada akhir kehamilan berbahaya. Namun, sebaiknya segera cari pertolongan medis jika mengalami:
Gerakan bayi berhenti, berkurang, atau berubah dari pola biasanya.
Perdarahan dari vagina atau cairan yang diduga air ketuban.
Sakit kepala berat yang tidak membaik.
Pandangan kabur, melihat kilatan cahaya, atau kehilangan penglihatan sementara.
Bengkak ekstrem pada wajah atau tangan.
Nyeri perut hebat yang menetap.
Sesak napas, nyeri dada, pingsan, atau detak jantung sangat cepat.
Demam 38 derajat Celsius atau lebih.
Bengkak, kemerahan, rasa hangat, dan nyeri pada satu kaki.
Gejala trimester tiga memang dapat mengubah ritme keseharian. Namun, keluhan yang terasa berbeda, memburuk cepat, atau menimbulkan kekhawatiran tetap perlu disampaikan kepada tenaga kesehatan tanpa menunggu jadwal kontrol berikutnya.
Referensi
MedlinePlus, “Prenatal Care in Your Third Trimester,” diakses September 2026.
Francesca L. Facco et al., “Sleep Disturbances in Pregnancy,” Obstetrics & Gynecology 115, no. 1 (2010): 77–83, https://doi.org/10.1097/AOG.0b013e3181c4f8ec.
Priya Soma-Pillay et al., “Physiological Changes in Pregnancy,” Cardiovascular Journal of Africa 27, no. 2 (2016): 89–94, https://doi.org/10.5830/CVJA-2016-021.
Johns Hopkins Medicine, “The Third Trimester,” diakses September 2026.
Annelie Gutke et al., “The Severity and Impact of Pelvic Girdle Pain and Low-Back Pain in Pregnancy: A Multinational Study,” Journal of Women’s Health 27, no. 4 (2018): 510–17, https://doi.org/10.1089/jwh.2017.6342.
Centers for Disease Control and Prevention, “Urgent Maternal Warning Signs and Symptoms,” diakses September 2026.
American College of Obstetricians and Gynecologists, “How to Tell When Labor Begins,” diakses September 2026.
Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, “Your Baby’s Movements in Pregnancy,” diakses September 2026.
Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, “Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy,” diakses September 2026.