Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Makanan untuk Pasien Sleep Apnea, Tidur Jadi Nyenyak

7 Makanan untuk Pasien Sleep Apnea, Tidur Jadi Nyenyak
ilustrasi makanan sehat bergizi seimbang untuk pasien sleep apnea (pexels.com/Alberta Studios)
Intinya Sih
  • Sleep apnea menyebabkan henti napas saat tidur dan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi serta gangguan jantung jika tidak ditangani dengan baik.
  • Pola makan sehat berperan penting dalam mengelola sleep apnea, terutama makanan yang membantu menurunkan peradangan, menjaga berat badan, dan mendukung fungsi pernapasan.
  • Tujuh makanan yang disarankan meliputi sayuran hijau, biji-bijian utuh, seafood, kacang-kacangan, buah beri, telur, dan ayam untuk membantu kualitas tidur lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sleep apnea bukan sekadar gangguan tidur biasa. Kondisi ini menyebabkan henti napas sementara saat tidur sehingga kualitas istirahat menurun dan tubuh terasa lelah saat bangun. Jika dibiarkan, sleep apnea bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari tekanan darah tinggi hingga gangguan jantung.

Selain penggunaan alat bantu dan perubahan gaya hidup, pola makan juga punya peran penting dalam membantu mengelola gejala sleep apnea. Beberapa jenis makanan dapat membantu menjaga berat badan ideal, mengurangi peradangan, hingga mendukung fungsi pernapasan yang lebih baik saat tidur.

Karena itu, memilih makanan yang tepat bisa menjadi langkah sederhana namun bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Berikut ini beberapa makanan yang baik untuk orang dengan sleep apnea.

Table of Content

1. Sayuran berdaun hijau

1. Sayuran berdaun hijau

Pada pasien sleep apnea, saluran napas berulang kali tersumbat saat tidur. Kondisi ini menyebabkan kadar oksigen rendah dan stres oksidatif, suatu kondisi saat tubuh memiliki terlalu banyak senyawa perusak sel. Bersama-sama, ini dapat menyebabkan peradangan, yang selanjutnya memperburuk sleep apnea.

Sayuran berdaun hijau kaya akan antioksidan dan senyawa yang dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada jaringan saluran napas. Pengurangan peradangan dari diet tinggi nabati ini dapat mendukung tidur yang lebih baik.

Sayuran berdaun hijau juga menyediakan magnesium, jenis mineral yang membantu merilekskan otot dan mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

Sayuran ini juga rendah kalori dan tinggi serat, nutrisi yang mendukung pencernaan yang sehat dan pengelolaan berat badan, yang dapat memperbaiki gejala sleep apnea.

Sayuran berdaun hijau yang kaya akan nutrisi meliputi bayam, sawi, kale, pakcoi, kangkung, daun pepaya, dan daun singkong, dan lain-lain.

2. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh dapat membantu orang dengan sleep apnea mengelola berat badan, yang dapat membantu mengurangi keparahan kondisi. Ini karena biji-bijian utuh kaya akan serat, yang mendukung pencernaan yang sehat dan membuat kenyang bertahan lebih lama.

Selain itu, biji-bijian utuh membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang dapat mendukung tidur yang lebih baik dan membatasi peradangan, yang keduanya dapat bermanfaat bagi orang dengan sleep apnea.

Biji-bijian utuh yang kaya akan serat, meliputi oat, beras merah, quinoa, roti dan pasta gandum utuh, dan lainnya.

3. Seafood

Sepotong ikan panggang disajikan dengan irisan lemon di atasnya, ditemani buncis hijau dan saus hijau di atas piring putih.
ilustrasi hidangan ikan (pexels.com/Loong Ken)

Ikan berlemak, seperti salmon dan sarden, kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin D. Kadar vitamin D yang rendah telah dikaitkan dengan apnea tidur.

Makanan yang tinggi omega-3 dapat membantu mengurangi peradangan.

4. Kacang-kacangan

Almon, pistachio, kenari, dan berbagai jenis kacang lainnya termasuk camilan yang baik untuk pasien sleep apnea. Kacang-kacangan dikenal dapat membantu menekan peradangan, menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, serta mendukung kualitas tidur yang lebih baik. Manfaat tersebut berasal dari kandungan nutrisi penting di dalamnya, seperti:

  • Magnesium: Berperan dalam merilekskan otot sehingga membantu tubuh lebih mudah beristirahat dan tidur lebih nyenyak. 
  • Protein dan serat: Kombinasi keduanya membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga memudahkan pengelolaan berat badan. 
  • Vitamin E: Memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan, yang sering dialami penderita sleep apnea
  • Melatonin: Hormon alami yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun, sehingga tidur menjadi lebih teratur dan berkualitas.

5. Buah beri

Jeda pernapasan di malam hari yang disebabkan oleh sleep apnea dapat mengurangi kadar oksigen. Seiring waktu, ini bisa menyebabkan kondisi stres oksidatif, di mana terdapat terlalu banyak senyawa perusak sel dalam tubuh.

Stres oksidatif dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan masalah kognitif.

Buah beri kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan ini dan melawan radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif.

Buah beri juga tinggi serat, yang membantu merasa kenyang lebih lama dan mendukung pengelolaan berat badan yang sehat. Ini merupakan bagian penting dalam meredakan gejala sleep apnea.

6. Telur

Beberapa butir telur dalam wadah karton di atas meja dapur bersama rolling pin, tepung, dan bahan masakan lainnya.
ilustrasi telur (pexels.com/Gustavo Fring)

Telur kaya akan kolin, nutrisi penting untuk otak.

Belum ada penelitian yang menyatakan bahwa menambahkan telur ke dalam diet akan membantu sleep apnea. Namun, makanan kaya kolin dapat membantu kesehatan kognitif.

Dan, karena kurang tidur akibat sleep apnea dapat memengaruhi kejernihan mental dan kewaspadaan, telur mungkin layak dicoba untuk mengatasi efek sleep apnea.

7. Ayam

Ayam adalah sumber protein rendah lemak yang kaya akan triptofan, yaitu asam amino yang digunakan tubuh untuk memproduksi hormon, seperti melatonin. Hormon ini berperan penting dalam mengatur siklus tidur-bangun, sehingga pola tidur menjadi lebih teratur dan kualitas tidur pasien sleep apnea bisa meningkat.

Selain itu, konsumsi makanan tinggi triptofan dapat membantu memperbaiki kualitas tidur sekaligus menurunkan risiko gangguan metabolik, seperti tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang meningkat, dan berbagai faktor risiko penyakit jantung lainnya. Kondisi-kondisi ini memang cukup sering dialami oleh orang dengan sleep apnea, sehingga asupan triptofan bisa memberikan manfaat tambahan.

Dengan mengatur pola makan yang sehat dan seimbang, penderita sleep apnea dapat membantu meringankan gejala sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Referensi

GoodRx. Diakses pada April 2026. "6 Foods to Try If You Have Sleep Apnea (and 5 Foods to Avoid)"

Health. Diakses pada April 2026. "7 Kinds of Food That Can Help With Obstructive Sleep Apnea."

The Art of Dentistry. Diakses pada April 2026. "Foods That Can Help With Your Sleep Apnea."

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Related Articles

See More