Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, Umbi Lokal Kaya Nutrisi

5 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, Umbi Lokal Kaya Nutrisi
ilustrasi kimpul (magnific.com/jcomp)
Intinya Sih
  • Kimpul merupakan umbi lokal kaya serat yang membantu kelancaran pencernaan serta mendukung keseimbangan mikrobiota usus.
  • Karbohidrat kompleks dan serat pada kimpul dicerna lebih lambat, sehingga memberi rasa kenyang lebih lama dan menyediakan energi untuk aktivitas.
  • Kimpul mengandung kalium, vitamin C, dan vitamin B6, serta dapat diolah sebagai alternatif sumber karbohidrat yang menambah variasi menu harian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah melihat umbi berwarna kecokelatan di pasar, tetapi langsung melewatinya karena tidak tahu itu apa? Padahal, umbi yang dikenal sebagai kimpul ini sudah lama menjadi bahan pangan lokal yang kaya nutrisi, meski kini kalah populer dibanding kentang atau ubi. Banyak orang juga masih mengira kimpul sama dengan talas, sehingga manfaatnya sering luput dari perhatian.

Meski sering dipandang sebelah mata, kimpul ternyata punya kandungan gizi yang tidak kalah menarik dibanding berbagai umbi populer lainnya, lho. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui potensi umbi lokal satu ini sebagai sumber nutrisi sehari-hari. Nah, sebelum melewatkannya saat berbelanja, yuk, simak berbagai manfaat kimpul untuk kesehatan berikut ini.

1. Kaya serat yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan

ilustrasi pencernaan yang sehat
ilustrasi pencernaan yang sehat (freepik.com/stockking)

Banyak orang baru menyadari pentingnya serat saat mereka sering mengalami masalah sembelit atau perut terasa tidak nyaman. Namun, kebutuhan akan serat sebenarnya dapat dipenuhi dari beragam sumber makanan lokal, salah satunya adalah kimpul yang sering kali terabaikan. Kandungan serat pada kimpul berfungsi memperlancar pergerakan usus sehingga proses pencernaan menjadi lebih efisien.

Di samping itu, serat juga berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota di usus yang penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kalau kamu merasa jenuh dengan sayuran atau buah-buahan tertentu sebagai sumber serat, kimpul bisa menjadi pilihan yang menarik. Mengonsumsinya secara seimbang bersama makanan sehat lainnya dapat mendukung kesehatan sistem pencernaanmu.

2. Memberikan rasa kenyang lebih lama

ilustrasi perut kenyang
ilustrasi perut kenyang (freepik.com/wayhomestudio)

Rasa lapar yang datang terlalu cepat sering kali mendorong seseorang untuk terus-menerus ngemil sepanjang hari. Kebiasaan ini pada akhirnya dapat meningkatkan asupan kalori harian tanpa kita sadari. Kimpul memiliki karbohidrat kompleks dan serat yang dicerna lebih lambat dibandingkan dengan makanan tinggi gula sederhana.

Karena itu, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama sehingga keinginan untuk mencari camilan berlebihan pun berkurang. Kimpul bisa menjadi pilihan alternatif sebagai sumber karbohidrat bagi mereka yang ingin makan lebih teratur tanpa cepat merasa lapar. Tentu saja, manfaat ini akan lebih terasa jika diimbangi dengan pola makan yang seimbang dan gaya hidup yang aktif.

3. Menjadi sumber energi untuk beraktivitas

ilustrasi seorang wanita yang sedang bekerja
ilustrasi seorang wanita yang sedang bekerja (freepik.com/jcomp)

Kesibukan kuliah, bekerja, atau olahraga tentunya memerlukan energi yang cukup setiap hari. Kalau tubuh kekurangan asupan karbohidrat, kegiatan sederhana sekalipun dapat membuat kita merasa lebih lelah. Kimpul mengandung karbohidrat yang dapat diubah oleh tubuh menjadi sumber energi untuk mendukung berbagai aktivitas.

Dengan kandungan tersebut, umbi lokal ini sangat cocok sebagai alternatif menu utama yang menggantikan nasi atau kentang. Selain memberikan energi, kimpul juga menawarkan variasi dalam menu agar pola makan tidak membosankan. Dengan cara ini, kebutuhan energi harian dapat terpenuhi sambil menikmati pilihan bahan pangan lokal yang bernutrisi.

4. Mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh

ilustrasi kimpul
ilustrasi kimpul (magnific.com/jcomp)

Sering kali fokus kita hanya pada kandungan karbohidrat sebuah makanan, padahal vitamin dan mineral juga penting bagi tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Kimpul memiliki beberapa mikronutrien, seperti kalium, vitamin C, dan vitamin B6 yang memiliki peran dalam berbagai fungsi tubuh. Kalium membantu menjaga kinerja otot dan sistem saraf, sedangkan vitamin C berkontribusi dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh serta pembentukan kolagen.

Sementara itu, vitamin B6 berperan dalam metabolisme energi dan fungsi saraf. Inilah alasan mengapa kimpul tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan nilai gizi tambahan. Untuk memaksimalkan manfaatnya, sajikan kimpul dengan lauk berprotein dan sayuran dalam menu sehari-hari.

5. Bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat yang lebih bervariasi

ilustrasi makan
ilustrasi makan (magnific.com/freepik)

Terakhir, manfaat kimpul untuk kesehatan adalah menjadi alternatif sumber karbohidrat. Masih banyak orang yang menganggap nasi sebagai satu-satunya sumber karbohidrat setiap kali makan. Padahal, semakin beragam sumber pangan yang dikonsumsi, semakin beragam pula nutrisi yang diperoleh tubuh. Kimpul menjadi salah satu umbi lokal yang bisa dijadikan alternatif untuk melengkapi pola makan sehari-hari.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang netral membuat kimpul mudah diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari direbus, dikukus, hingga dijadikan menu pendamping lauk favorit. Nah, sesekali mengganti sumber karbohidrat dengan kimpul bisa menjadi cara sederhana untuk menghadirkan variasi di meja makan. Bukan hanya membuat menu terasa lebih beragam, kebiasaan ini juga menjadi langkah kecil untuk kembali mengapresiasi pangan lokal yang kaya nutrisi.

Kimpul bukan hanya umbi lokal yang mengenyangkan, tetapi juga menyimpan berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan tubuh. Mengolah kimpul sebagai bagian dari menu sehari-hari bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati makanan yang lebih beragam sekaligus menambah asupan gizi. Jadi, kalau nanti kamu bertemu kimpul di pasar atau supermarket, jangan ragu untuk mencobanya, ya!

Referensi

“Assessment of Nutritional Quality of Taro (Colocasia esculenta L. Schott.) Genotypes of the Eastern Himalaya, India.” Frontiers in Nutrition. Diakses Agustus 2026.

“Nutritional Value of Colocasia esculenta Is Related to Corm Size.” Life. Diakses Agustus 2026.

“Physical, Functional, and Pasting Properties of Flours from Corms of Two Cocoyam (Colocasia esculenta and Xanthosoma sagittifolium) Cultivars.” Journal of Food Science and Technology. Diakses Agustus 2026.

“Nutritional Profile, Proximate Composition and Health Benefits of Colocasia esculenta Leaves: An Underutilized Leafy Vegetable in Nigeria.” Pakistan Journal of Nutrition. Diakses Agustus 2026.

“Analisis Fitokimia Umbi Talas Jepang Colocasia esculenta L. (Schott) var. antiquorum dan Talas Kimpul Xanthosoma sagittifolium L. (Schott) dari Dataran Rendah.” Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan. Diakses Agustus 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More