- Orang yang berdiri atau duduk terlalu lama, seperti pekerja kantoran, kasir, atau penumpang perjalanan jauh.
- Lansia, karena kemampuan tubuh mengatur cairan dan suhu tubuh cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
- Orang dengan gangguan sirkulasi darah.
- Ibu hamil, karena volume darah meningkat dan tekanan pada pembuluh darah lebih besar.
- Pengguna obat tertentu, seperti beberapa obat tekanan darah, pil kontrasepsi, atau kortikosteroid.
Kenapa Kaki dan Tangan Bisa Membengkak saat Cuaca Panas?

- Pembengkakan pada kaki dan tangan saat cuaca panas terjadi karena pelebaran pembuluh darah yang membuat cairan keluar ke jaringan sekitar.
- Gravitasi dan kurangnya pergerakan menyebabkan cairan menumpuk di bagian tubuh bawah, sehingga kaki lebih sering bengkak.
- Kehilangan cairan dan garam akibat keringat memicu ketidakseimbangan elektrolit, membuat tubuh menahan lebih banyak cairan dan memperparah pembengkakan.
Pernah merasa cincin tiba-tiba terasa sempit atau sepatu menjadi lebih sesak saat cuaca terik? Jika pernah, ternyata kamu tidak sendirian. Banyak orang mengalami pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan ketika suhu udara meningkat.
Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan dikenal sebagai heat edema atau pembengkakan akibat panas. Meski biasanya tidak berbahaya, tetapi kondisi ini tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Apa sih yang membuat kaki dan tangan membengkak saat cuaca panas? Ini dia penjelasannya.
Table of Content
1. Cuaca panas membuat pembuluh darah melebar
Saat cuaca panas, tubuh berusaha menjaga suhu tetap normal dengan cara melebarkan pembuluh darah yang berada dekat permukaan kulit. Proses ini membantu melepaskan panas dari dalam tubuh ke lingkungan sekitar.
Namun, pelebaran pembuluh darah tersebut juga membuat cairan lebih mudah keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan di sekitarnya. Akibatnya, cairan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan, terutama pada tangan dan kaki.
2. Pengaruh gravitasi membuat kaki lebih sering bengkak
Pembengkakan akibat cuaca panas biasanya lebih jelas terlihat pada kaki dan pergelangan kaki dibanding bagian tubuh lainnya. Ini disebabkan oleh gravitasi yang menarik cairan ke bagian tubuh yang lebih rendah.
Jika kamu berdiri atau duduk terlalu lama tanpa banyak bergerak, cairan akan makin mudah berkumpul di kaki sehingga pembengkakan menjadi lebih nyata. Inilah alasan mengapa kaki sering terasa lebih berat atau sepatu terasa sempit setelah seharian beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas.
3. Kehilangan cairan dan garam juga berperan

Cuaca panas membuat tubuh berkeringat lebih banyak.
Saat berkeringat, tubuh kehilangan air dan elektrolit seperti natrium atau garam. Perubahan keseimbangan cairan dan garam ini dapat memengaruhi sirkulasi darah dan membuat tubuh cenderung menahan lebih banyak cairan. Akibatnya, tangan dan kaki dapat terlihat lebih bengkak dari biasanya.
4. Siapa yang lebih berisiko mengalaminya?
Meskipun siapa saja bisa mengalami pembengkakan akibat panas, tetapi beberapa kelompok lebih rentan mengalaminya, antara lain:
5. Seperti apa gejalanya?
Pembengkakan akibat cuaca panas biasanya menimbulkan gejala, seperti:
- Kaki, pergelangan kaki, atau tangan terlihat membesar atau membengkak.
- Sepatu terasa lebih sempit dari biasanya.
- Cincin menjadi sulit dilepas.
- Pembengkakan makin terasa menjelang sore atau malam hari.
- Saat kulit ditekan, terkadang muncul cekungan kecil yang bertahan beberapa saat sebelum kembali normal.
Kabar baiknya, kondisi ini biasanya membaik ketika suhu udara menurun atau setelah tubuh beristirahat.
6. Cara mengurangi pembengkakan saat cuaca panas

Beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi pembengkakan akibat panas, seperti:
- Mengangkat kaki lebih tinggi saat duduk atau berbaring.
- Bergerak atau berjalan secara teratur jika harus duduk atau berdiri dalam waktu lama.
- Memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air.
- Menggunakan sepatu dan pakaian yang nyaman serta tidak terlalu ketat.
- Menggunakan kaus kaki kompresi jika diperlukan.
- Menghindari paparan panas berlebihan dan mencari tempat yang lebih sejuk.
7. Kapan harus waspada?
Sebagian besar pembengkakan akibat cuaca panas tidak berbahaya. Namun, kamu sebaiknya segera mencari pertolongan medis jika pembengkakan:
- Terjadi secara tiba-tiba atau memburuk dengan cepat.
- Hanya terjadi pada satu sisi tubuh.
- Disertai rasa nyeri yang hebat.
- Disertai sesak napas, nyeri dada, pusing, atau pingsan.
- Disertai kemerahan, rasa panas, atau nyeri yang mengarah pada infeksi.
- Tidak membaik meski sudah beristirahat dan melakukan perawatan sederhana di rumah.
- Orang yang memiliki penyakit jantung, ginjal, atau hati juga sebaiknya lebih waspada terhadap pembengkakan yang berlangsung terus-menerus.
Kesimpulannya, kaki dan tangan yang bengkak saat cuaca panas umumnya terjadi karena pembuluh darah melebar sehingga cairan lebih mudah keluar dan menumpuk di jaringan tubuh. Gravitasi, kurang gerak, serta perubahan keseimbangan cairan dan garam dalam tubuh turut memperparah kondisi ini.
Untungnya, pembengkakan akibat panas biasanya cuma sementara dan dapat membaik dengan istirahat, menjaga hidrasi, serta menghindari paparan panas berlebihan. Namun, jika pembengkakan terasa tidak biasa atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya temui dokter.
Referensi
Hand Therapy Clinic Sydney. Diakses pada Juli 2026. "What Causes Swelling in Hands and Feet?"
Independent. Diakses pada Juli 2026. "GPs Explain Why Your Hands and Feet Swell in Warm Weather."
National Health Services. Diakses pada Juli 2026. "Swollen Ankles, Feet and Legs (Oedema)."



![[QUIZ] Bisakah Kamu Mengenali Tanda Depresi pada Orang Terdekat?](https://image.idntimes.com/post/20260207/pexels-liza-summer-6383164-1_1d664b73-962c-456c-b634-3a2c9b7c92de.jpg)
















![[QUIZ] Kuis Kehamilan: Seberapa Paham Kamu soal Trimester Pertama?](https://image.idntimes.com/post/20240404/ilustrasi-ibu-hamil-3-439ba35c2eddc3609f4199c00217243d.png)