Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Paus Leo Umumkan Akan Operasi Nodul Paru, Ini yang Perlu Diketahui
Pemimpin Vatikan, Paus Leo XIV (commons.wikimedia.org/Edgar Beltran)
  • Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Paus Leo XIV mengumumkan dokter menemukan nodul terlokalisasi di paru-parunya dan menyarankan operasi dalam beberapa hari.

  • Nodul paru adalah temuan pada pemeriksaan pencitraan, bukan diagnosis kanker. Sebagian besar nodul tidak bersifat kanker.

  • Dokter dapat memantau nodul dengan CT scan atau menyarankan pemeriksaan lain hingga operasi, bergantung pada ciri nodul dan kondisi pasien.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di hadapan umat yang berkumpul untuk doa Angelus pada Minggu, 11 Oktober 2026, Paus Leo XIV menyampaikan kabar tentang kesehatannya. Dokter menemukan nodul yang terlokalisasi di paru-parunya saat pemeriksaan medis. Paus mengatakan temuan itu terdeteksi sangat dini dan dokter menyarankan operasi untuk mengangkatnya. Prosedur tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Juru bicara Vatikan memperkirakan masa pemulihan sekitar satu minggu. Namun, belum diumumkan ukuran dan jenis nodul, hasil pemeriksaan jaringan, ataupun apakah nodul itu bersifat kanker.

Bagi banyak orang, mendengar diagnosis nodul paru bisa memicu kekhawatiran tentang kanker. Namun, nodul adalah istilah untuk area kecil yang tampak berbeda pada paru dalam pemeriksaan pencitraan.

Apa itu nodul paru?

Nodul paru merupakan area abnormal berukuran hingga 3 sentimeter yang biasanya terlihat pada CT scan. Nodul kerap ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang menjalani pemindaian untuk alasan lain. Nodul kecil umumnya tidak menimbulkan gejala.

Penyebabnya beragam. Jaringan parut atau bekas infeksi lama dapat tampak sebagai nodul; sebagian lainnya berkaitan dengan iritasi atau peradangan. American Thoracic Society menyebut kurang dari 5 persen nodul paru secara keseluruhan ternyata merupakan kanker.

Untuk memperkirakan risikonya, dokter akan menilai gabungan beberapa hal, seperti ukuran, bentuk, letak, dan kepadatan nodul, serta apakah ukurannya berubah pada pemindaian berikutnya. Usia, riwayat merokok, dan riwayat kanker juga dapat menjadi bagian dari penilaian. Satu ciri saja biasanya tidak cukup untuk memastikan penyebab nodul.

Mengapa sebagian nodul dipantau, sebagian lain dioperasi?

ilustrasi paru-paru (IDN Times/NRF)

Tidak setiap nodul harus segera diangkat. Pada banyak kasus, dokter membandingkan hasil CT scan dengan pemeriksaan sebelumnya atau menjadwalkan pemindaian ulang untuk melihat apakah nodul berubah. Jika tampilannya atau pertumbuhannya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter dapat mempertimbangkan PET-CT atau biopsi.

Operasi dapat dipertimbangkan ketika ciri nodul menimbulkan kecurigaan lebih besar atau sampel sulit diambil dengan metode lain. Jaringan yang diangkat kemudian bisa diperiksa di laboratorium.

Panduan American College of Radiology menempatkan CT, PET-CT, biopsi, dan operasi sebagai pilihan yang dipertimbangkan sesuai situasi klinis masing-masing pasien.

Referensi

Vatican News, “Pope Leo: I Will Undergo Surgery Soon to Remove Nodule in My Lung,” diakses 11 Oktober 2026.

Reuters, “Pope Leo Says He Will Undergo Surgery for Small Growth on Lung,” diakses 11 Oktober 2026.

Associated Press, “Pope Leo XIV Will Undergo Surgery to Remove a Nodule on His Lung,” diakses 11 Oktober 2026.

American Cancer Society, “Lung Nodules,” diakses 11 Oktober 2026.

American Thoracic Society, “What Is a Lung Nodule?,” diakses 11 Oktober 2026.

Expert Panel on Interventional Radiology et al., “ACR Appropriateness Criteria® Radiologic Management of Pulmonary Nodules and Masses: Update 2025,” Journal of the American College of Radiology 23, no. 5 (2026): 915–27, https://doi.org/10.1016/j.jacr.2026.01.027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

Apa Itu Pneumonic Plage?10 Oct 2026, 20:38 WIB