Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, menjadi perhatian. Seorang siswi dilaporkan mengalami gangguan ingatan dan kejang setelah menjalani perawatan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan pertanyaan. Apakah keracunan makanan memang bisa sampai memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan gangguan ingatan? Pada umumnya, keracunan makanan lebih sering menimbulkan gejala seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut. Sementara, kejang disertai gangguan ingatan merupakan kondisi yang jarang terjadi.
Namun, dalam dunia medis, memang terdapat beberapa toksin yang berasal dari makanan dan dapat memengaruhi sistem saraf, salah satunya asam domoat yang diketahui dapat menyebabkan gangguan ingatan. Adapun, dalam kasus berat: kejang. Meski begitu, belum ada bukti bahwa asam domoat (domoic acid) merupakan penyebab kondisi siswi dalam kasus dugaan keracunan MBG di Karo sehingga kasus tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan penelusuran medis lebih lanjut. Lantas, apa saja racun makanan yang dapat menyerang sistem saraf? Yuk, kita bedah di bawah ini!
