ilustrasi menyisir rambut (pexels.com/cottonbro studio)
Analisis lanjutan menunjukkan peningkatan risiko terutama terjadi pada alopecia non jaringan parut (non-scarring alopecia). Pada jenis kerontokan ini, folikel rambut tidak rusak secara permanen sehingga masih ada peluang untuk rambut tumbuh kembali.
Telogen effluvium pada umumnya bersifat sementara. Kerontokan sering mulai terlihat beberapa bulan setelah tubuh mengalami perubahan besar. Ketika pemicunya berhenti dan tubuh kembali stabil, kepadatan rambut dapat berangsur pulih dalam waktu sekitar enam hingga sembilan bulan.
Meski demikian, penelitian ini tidak memiliki informasi yang cukup untuk mengetahui seberapa parah kerontokan yang dialami pasien, berapa lama berlangsung, atau apakah rambut benar-benar tumbuh kembali setelah penggunaan obat dihentikan. Karena itu, pemulihan rambut pada pengguna GLP-1 belum dapat dipastikan hanya berdasarkan studi ini.
Setelah membaca temuan studi, jangan langsung menghentikan obat GLP-1. Pada banyak pasien, manfaatnya dalam mengendalikan gula darah, menurunkan berat badan, dan mengurangi komplikasi terkait obesitas kemungkinan jauh lebih besar daripada risiko kerontokan rambut yang relatif kecil.
Bicarakan dengan dokter apabila kerontokan mulai terasa mengganggu atau terus berlangsung. Dokter atau dokter spesialis kulit dapat membantu membedakan telogen effluvium dari kondisi lain serta menilai kemungkinan faktor tambahan, seperti pola makan yang terlalu terbatas, kekurangan zat gizi, gangguan tiroid, atau jenis alopecia lainnya.
Referensi
"GLP-1 diabetes drugs linked to increased risk of hair loss." BMJ Group. Diakses Juli 2026.
https://www.bmj.com/content/394/bmj-2026-100077
Huilin Tang et al., “Risk of Hair Loss Associated With Glucagon-like Peptide-1 Receptor Agonists in Adults With Type 2 Diabetes: Target Trial Emulation,” BMJ 394 (July 22, 2026): e100077, https://doi.org/10.1136/bmj-2026-100077.
"expert reaction to a target trial emulation study on risk of hair loss associated with GLP-1 RAs in adults with type 2 diabetes." Science Media Centre. Diakses Juli 2026.
"How can GLP-1 drugs affect my skin, hair, and nails?" American Academy of Dermatology. Diakses Juli 2026.
"Do you have hair loss or hair shedding?" American Academy of Dermatology. Diakses Juli 2026.