Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Tanda Squishy Tak Aman untuk Anak, Waspada Risiko Benzena
ilustrasi squishy (unsplash.com/Nadia Valko)

Mainan squishy atau squeezy menjadi salah satu mainan yang menarik perhatian anak-anak. Bentuknya yang beragam, mulai dari buah-buahan, karakter lucu, hingga makanan membuat siapapun gemas ketika melihatnya. Selain itu, teksturnya yang kenyal juga membuat mainan ini terasa menyenangkan saat diremas berulang kali.

Namun, di balik bentuknya yang menarik, keamanan bahan yang digunakan tetap perlu diperhatikan. Pada Juni 2026, pemerintah Inggris menarik produk Squeezy Dumplings dari peredaran setelah menemukan kandungan benzena pada lapisan luarnya. Benzena merupakan bahan kimia yang dapat meningkatkan risiko kanker akibat paparan tertentu.

Meski begitu, temuan ini bukan berarti semua mainan squishy mengandung benzena atau berbahaya bagi anak. Kalau begitu, apa saja tanda mainan squishy yang perlu diwaspadai orangtua? Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

1. Bau kimia menyengat pada mainan squishy

ilustrasi squishy (unsplash.com/Levi Meir Clancy)

Bau kimia yang menyengat bisa menjadi salah satu tanda bahwa mainan squishy perlu diwaspadai. Mengutip dari "Squishy Toys Guide" yang diterbitkan Australian Competition and Consumer Commission (ACCC), konsumen disarankan untuk menghindari mainan squishy yang mengeluarkan bau kimia kuat. Bau tersebut bisa menjadi tanda bahwa mainan perlu diperiksa keamanannya.

Namun, bau menyengat tidak bisa dijadikan patokan untuk memastikan adanya kandungan benzena. Pasalnya, benzena tidak selalu bisa dikenali melalui bau, sehingga diperlukan pengujian laboratorium untuk mengetahui kandungannya. Jika squishy mengeluarkan bau kimia yang kuat, sebaiknya hentikan penggunaannya dan jauhkan mainan tersebut dari anak-anak

2. Permukaan squishy lengket atau mengalami perubahan

ilustrasi squishy (pexels.com/cottonbro studio)

Kalau squishy yang kamu beli terasa lengket atau mengalami perubahan bentuk, sebaiknya periksa kondisinya sebelum diberikan kepada anak. Dilansir U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC), mainan perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisinya tetap aman. Penggunaan mainan sebaiknya dihentikan jika permukaannya robek, berlubang, bocor, lengket, atau terasa terlalu lunak.

Perubahan warna dan tanda-tanda kerusakan lainnya juga perlu diperhatikan. Kondisi tersebut bisa menunjukkan bahwa bahan mainan mulai mengalami kerusakan sehingga berpotensi menimbulkan risiko saat dimainkan. Kendati demikian, perubahan fisik pada squishy tidak bisa memastikan adanya kandungan benzena karena diperlukan pengujian lebih lanjut.

3. Tidak memiliki informasi keamanan produk yang jelas

ilustrasi squishy (unsplash.com/Cun Mo)

Jika kamu membeli squishy untuk anak, pastikan kemasannya mencantumkan informasi produk dan petunjuk keselamatan yang jelas. Sebab, menurut U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC), mainan anak perlu memenuhi persyaratan keselamatan, termasuk ketentuan pengujian dan sertifikasi untuk produk yang ditujukan bagi anak di bawah usia 12 tahun. Informasi mengenai produsen dan identitas produk juga membantu konsumen mengetahui asal mainan yang dibeli.

Sementara itu, pemerintah Inggris melalui panduan "Toys (Safety) Regulations 2011" menjelaskan pentingnya informasi produsen, petunjuk penggunaan, dan peringatan keselamatan yang sesuai. Jika informasi tersebut tidak tersedia atau sulit dipahami, orangtua sebaiknya lebih berhati-hati sebelum memberikan mainan kepada anak. Meski begitu, kemasan yang tidak mencantumkan informasi secara jelas bukan bukti bahwa squishy mengandung benzena, sehingga kandungan kimianya tetap perlu diuji.

Indonesia juga memiliki regulasi SNI wajib untuk kategori mainan anak tertentu, termasuk persyaratan keamanan bahan kimia. Namun, pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan mainan yang beredar memenuhi standar tersebut. Menurutmu, apakah pengawasan keamanan mainan anak di Indonesia sudah cukup?

Referensi
“Benzene”. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses Oktober 2026.
“Consumer Safety Alert: CPSC Warns Consumers About Fake and Counterfeit Squishy Toys; Reiterates Warning About Serious Burn Hazards”. U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC). Diakses Oktober 2026.
“Squishy Toys Guide”. Australian Competition and Consumer Commission (ACCC). Diakses Oktober 2026.
“Toy Safety”. U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC). Diakses Oktober 2026.
“Toys (Safety) Regulations 2011: Great Britain”. GOV.UK. Diakses Oktober 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article