Referensi
"Hot Weather? The Following 5 Steps Help Hydrate the Skin". EMC Healthcare. Diakses Agustus 2026.
"10 Tips for Staying Hydrated During the Summer Heat". Frederic Health. Diakses Agustus 2026.
6 Tips Tetap Terhidrasi Saat Demo Ketika Cuaca Terik, biar Fit!

Beraktivitas di luar ruangan saat cuaca sedang terik membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan melalui keringat. Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang mengikuti demo hari ini, terlebih di tengah musim kemarau dan kondisi cuaca panas yang dipengaruhi El Nino. Jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, tubuh bisa mengalami dehidrasi yang membuat badan terasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.
Lantas, bagaimana tips tetap terhidrasi saat demo? Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama saat harus beraktivitas di tengah cuaca panas. Yuk, simak tipsnya berikut ini!
Table of Content
1. Perbanyak minum air

ilustrasi minum air putih (pexels.com/Gustavo Fring) Cuaca yang panas membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan karena lebih banyak berkeringat. Kalau cairan yang keluar tidak segera diganti, tubuh bisa mengalami dehidrasi dan berbagai fungsi tubuh dapat terganggu. Kondisinya juga bisa membuat tubuh terasa lemas, pusing, sakit kepala, atau sulit berkonsentrasi.
Supaya tetap terhidrasi, jangan menunggu sampai benar-benar haus untuk minum, ya. Minumlah air secara bertahap sepanjang hari, terutama sebelum dan selama beraktivitas di luar ruangan. Kamu bisa membawa botol air sendiri agar lebih mudah minum secara rutin dan tidak baru mencari air ketika tubuh sudah mulai terasa lemas.
2. Kenali tanda-tanda dehidrasi
Tubuh sebenarnya bisa memberikan beberapa tanda ketika mulai kekurangan cairan. Selain rasa haus, dehidrasi dapat ditandai dengan mulut dan kulit yang terasa kering, tubuh lelah, sakit kepala, pusing, hingga urine berwarna kuning pekat atau buang air kecil lebih jarang dari biasanya. Kram otot juga bisa muncul ketika tubuh kehilangan banyak cairan.
Kalau mulai merasakan tanda-tanda tersebut, jangan diabaikan atau memaksakan diri untuk terus beraktivitas. Segera menepi dari panas, cari tempat yang teduh, lalu minum cukup cairan dan beristirahat. Jika kondisi semakin berat, seperti mengalami napas cepat, kebingungan, atau pingsan, segera minta bantuan medis.
3. Batasi minuman manis dan berkafein

ilustrasi dehidrasi (pexels.com/maumascaro) Saat cuaca panas, minuman dingin memang terasa lebih menggoda. Namun, tidak semua minuman cocok dijadikan sumber hidrasi utama. Minuman tinggi gula, minuman energi, soda, serta konsumsi kafein berlebihan sebaiknya dibatasi karena kandungan gula, natrium, atau bahan lainnya dapat membuat minuman tersebut kurang ideal untuk menggantikan cairan tubuh.
Bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh mengonsumsinya. Pastikan saja air putih tetap menjadi pilihan utama dan imbangi minuman tersebut dengan asupan air yang cukup. Dengan begitu, kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi meskipun sedang banyak beraktivitas di tengah cuaca panas.
4. Konsumsi buah dan sayuran yang kaya air
Asupan cairan juga bisa diperoleh dari makanan, terutama buah dan sayuran dengan kandungan air yang tinggi. Semangka, mentimun, tomat, stroberi, jeruk, selada, dan beberapa jenis sayuran lainnya bisa menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Selain menyegarkan, buah dan sayuran tersebut juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kamu bisa menjadikannya sebagai camilan ketika cuaca panas agar tubuh tetap mendapatkan asupan cairan sekaligus nutrisi.
5. Tambah asupan cairan saat banyak berkeringat
Ketika tubuh banyak berkeringat, cairan yang keluar tentu lebih banyak daripada saat beraktivitas dalam kondisi sejuk. Karena itu, kebutuhan cairan perlu lebih diperhatikan ketika kamu berada di bawah matahari dalam waktu lama, banyak berjalan, atau melakukan aktivitas fisik yang membuat tubuh berkeringat.
Usahakan tubuh sudah cukup terhidrasi sebelum mulai beraktivitas, lalu minum secara berkala selama dan setelahnya. Minum sedikit demi sedikit sepanjang aktivitas lebih baik daripada menunggu sampai selesai dan baru minum dalam jumlah banyak. Jika berkeringat sangat banyak dalam waktu lama, cairan yang mengandung elektrolit juga dapat membantu menggantikan sebagian elektrolit yang hilang melalui keringat.
6. Bantu tubuh tetap sejuk

Ilustrasi demo (generated image by ChatGPT/Maya Lubis) Hidrasi bukan hanya tentang minum air, tetapi juga membantu tubuh mengatur suhu agar tidak terlalu panas. Saat berada di bawah terik matahari, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri. Jika paparan panas berlangsung terlalu lama, tubuh bisa kehilangan banyak cairan dan lebih berisiko mengalami gangguan akibat panas.
Karena itu, manfaatkan waktu istirahat untuk berteduh dan mendinginkan tubuh. Pilih pakaian yang ringan dan longgar, gunakan topi atau aksesori yang dapat melindungi dari sinar matahari, dan usahakan melakukan aktivitas berat pada waktu yang lebih sejuk. Kalau tubuh mulai terasa terlalu panas, segera cari tempat yang lebih teduh dan beri waktu untuk memulihkan diri.
Dengan menerapkan berbagai tips tetap terhidrasi saat demo di tengah terik matahari, kamu yang mengikuti aksi hari ini bisa tetap terhidrasi meski harus beraktivitas di bawah cuaca panas. Semoga tips ini bermanfaat!










![[QUIZ] Kami Bisa Tebak Kondisi Mentalmu dari Musik Kamu Sebelum Tidur](https://image.idntimes.com/post/20250531/happy-young-woman-listening-music-bed-23-2147987843-d1d5b73e706dec953faaf651f6eb0051-040c38836cbed3098e7d1f34d34544ca.jpg)



![[QUIZ] Dari Warna Sepatu Olahragamu, Kami Tebak Cara Kamu Hadapi Tantangan](https://image.idntimes.com/post/20220409/pexels-run-ffwpu-2526878-231598487f96cc977f2f775a83051a8e-0f10c519478ccc720c29106b6975c7b5.jpg)



