Mengancingkan baju, menggenggam gelas, atau berdiri setelah duduk lama adalah gerakan yang kerap dilakukan tanpa berpikir. Akan tetapi, bagi sebagian orang dengan penyakit sendi atau kondisi rematik, gerakan sederhana bisa terasa menyakitkan atau melelahkan. Keluhan itu juga tak selalu terlihat. Nyeri, kelelahan, dan kekhawatiran soal pekerjaan maupun keluarga bisa berjalan bersama penyakitnya.
Kondisi yang memengaruhi sendi, otot, dan tulang inilah yang menjadi perhatian World Arthritis Day, atau Hari Artritis Sedunia, yang diperingati setiap 12 Oktober. Pada 2026, kampanye yang digerakkan European Alliance of Associations for Rheumatology (EULAR) mengusung tema “Achieve Your Dreams!” dengan tagar #RMDreams. Temanya mengangkat cita-cita dan tujuan orang yang hidup dengan penyakit rematik dan muskuloskeletal, sekaligus menyoroti dukungan yang mereka perlukan: diagnosis lebih dini, akses pengobatan, pemahaman, dan ruang yang inklusif.
