- Batuk yang menetap atau memburuk.
- Sesak napas atau mengi.
- Batuk berdarah.
- Nyeri dada.
- Suara serak.
- Kelelahan atau berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
- Infeksi saluran pernapasan yang berulang.
Nodul Paru Sering Tanpa Gejala, Ini Tanda yang Perlu Dikenali

Nodul paru sering tidak menimbulkan gejala dan kerap ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan rontgen atau CT scan.
Jika ada keluhan, gejalanya dapat berupa batuk menetap, sesak, mengi, batuk berdarah, nyeri dada, suara serak, atau berat badan turun. Gejala tersebut tidak otomatis menandakan kanker.
Pope Leo XIV mengumumkan akan menjalani operasi untuk mengangkat nodul paru yang menurutnya terdeteksi dini dan terlokalisasi. Kabar itu tidak menyebut apakah nodulnya jinak atau ganas.
Pada Minggu (11/10), Pope Leo XIV mengumumkan ia akan menjalani operasi dalam beberapa hari untuk mengangkat nodul di paru-parunya. Dilansir Vatican News, nodul itu terdeteksi pada tahap sangat awal dan terlokalisasi.
Istilah "nodul" menjelaskan temuan pada paru, bukan diagnosis kanker. Secara umum, nodul merupakan area kecil yang tampak lebih padat daripada jaringan paru di sekitarnya dan berukuran kurang dari 3 sentimeter.
Gejala nodul paru sering tidak terasa
Banyak orang dengan nodul paru tidak merasakan gejala.
Nodul kecil biasanya terlalu kecil untuk mengganggu pernapasan atau menimbulkan nyeri. Akibatnya, nodul sering baru diketahui saat seseorang menjalani rontgen atau CT scan untuk alasan lain.
Sebuah tinjauan sistematis dalam jurnal Internal Medicine Journal pada 2024 mengulas 24 studi dengan total 30.887 peserta. Para peneliti mencatat bahwa nodul paru kerap ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan pencitraan yang dilakukan bukan untuk mencari kanker.
Jika nodul cukup besar, menekan saluran napas, atau berkaitan dengan penyakit yang sedang aktif, sejumlah keluhan dapat menyertai, seperti:
Gejala-gejala ini tidak khusus untuk nodul paru. Sebagiannya mungkin berasal dari kondisi yang menyebabkan nodul, seperti infeksi atau peradangan.
Nodul paru tidak selalu berarti kanker

ilustrasi dokter memeriksa hasil rontgen paru-paru pasien (pexels.com/Anna Shvets) Nodul paru dapat muncul karena berbagai penyebab, seperti bekas infeksi yang telah sembuh, peradangan, jaringan parut, atau kanker.
Menurut American Thoracic Society, sebagian besar nodul paru bukan kanker. Secara keseluruhan, kurang dari 5 persen nodul berakhir sebagai kanker. Namun, risiko pada setiap orang berbeda-beda. Dokter juga akan mempertimbangkan ukuran dan bentuk nodul, perubahannya dari waktu ke waktu, serta riwayat kesehatan dan faktor risiko masing-masing pasien.
Sebagian besar nodul paru ditemukan secara tidak sengaja melalui pemeriksaan rontgen atau CT scan, bukan karena menimbulkan gejala tertentu. Jika nodul terdeteksi, dokter akan menilai apakah cukup dipantau, memerlukan pemeriksaan lanjutan, atau perlu biopsi. Keputusan ini bergantung pada karakteristik nodul dan kondisi pasien secara keseluruhan.
Kapan perlu mencari bantuan medis?
Jika hasil pemeriksaan menyebut adanya nodul paru, bicarakan temuan itu dengan dokter dan tanyakan apakah perlu pemeriksaan lanjutan atau pemantauan.
Batuk menetap dan sesak juga sebaiknya diperiksakan, terutama jika keluhannya memburuk.
Nyeri dada berat, sulit bernapas, atau batuk berdarah butuh pertolongan medis segera. Keluhan tersebut tidak otomatis disebabkan oleh nodul, tetapi tetap perlu dinilai oleh tenaga kesehatan.
Referensi
Vatican News, “Pope Leo: I Will Undergo Surgery Soon to Remove Nodule in My Lung,” 11 Oktober 2026.
American College of Radiology dan Radiological Society of North America, “Lung Nodules,” RadiologyInfo, diakses 12 Oktober 2026.
American Thoracic Society, “What Is a Lung Nodule?,” diakses 12 Oktober 2026.
Ankush Das, Asha Bonney, dan Renee Manser, “Prevalence of Pulmonary Nodules Detected Incidentally on Noncancer-Related Imaging: A Review,” Internal Medicine Journal 54, no. 9 (September 2024): 1440–49, https://doi.org/10.1111/imj.16502.
Cleveland Clinic, “Pulmonary Nodules: Causes, Symptoms & Treatment,” diakses 12 Oktober 2026.




















