Comscore Tracker

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istri

Bisa menguatkan ikatan emosional dengan pasangan

Quickie atau seks kilat memang menyenangkan dan jadi solusi di tengah kesibukan. Namun, ada opsi lain yang tidak kalah mengasyikkan untuk dicoba berdua dengan pasangan, yakni slow sex. Jika kamu punya waktu lebih banyak, tidak ada salahnya menghabiskan waktu bersama pasangan dengan melakukan seks perlahan.

Bayangkan kamu bisa menikmati setiap sentuhan secara perlahan dan memaksimalkan seluruh indera untuk tenggelam dalam momen bersama pasangan. Hal tersebut hanyalah satu dari sekian alasan mengapa harus melakukan slow sex. Selain intimasi yang lebih hangat, ada beragam manfaat slow sex yang bisa kamu rasakan bersama kekasih. 

Apa itu slow sex?

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi hubungan seksual (unsplash.com/Womanizer Toys)

Mendengar namanya saja, kamu bisa menebak apa itu slow sex. Ya, sebutan ini memiliki pengertian harfiah sebagaimana namanya. Slow sex mengajak kamu dan pasangan melakukan hubungan badan secara perlahan. Tidak sekadar aktivitas rutin, melainkan menikmati proses dan seluruh pengalaman pada momen intim berdua, sebagaimana yang dijelaskan Dr. Jill McDevitt, seksolog residen di perusahaan Swiss Navy lubricants.

Di sisi lain, slow sex artinya juga memperlambat segalanya dari segi teknis. Termasuk meluangkan waktu untuk melakukan foreplay, saling memijat, seks oral yang lebih lama, dan hal lain yang bisa mengulur waktu sebelum penetrasi serta mencapai klimaks. Sementara orgasme adalah tujuan, aktivitas seks merupakan proses yang harusnya dinikmati. Slow sex melibatkan persepsi, keinginan, kebutuhan, hingga selera yang menyenangkan buat kamu dan pasangan. 

Manfaat slow sex

Mare Simonse, seorang Pendidik Tantra Bersertifikat Tingkat Lanjut berbasis di California menjelaskan seks lambat membantumu dan pasangan untuk menikmati setiap momen saat bercinta. Efeknya yakni perasaan kepuasan fisik yang lebih mengena dan tahan lama, serta memicu semangat hingga berjam-jam setelah momen intim, seperti dilansir Stylecaster.

Menerapkan slow sex bisa membutuhkan waktu, terlebih bagi kamu dan pasangan yang belum terbiasa. Namun, dengan manfaat slow sex yang ditawarkan berikut tidak ada salahnya jika kamu mencoba hal baru bersama pasangan di atas ranjang.

1. Menguatkan ikatan emosional dengan pasangan

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi pasangan (Unsplash.com/Sinitta Leunen)

Kamu mungkin melewatkan yang satu ini saat quickie bersama pasangan. Dengan slow sex, kamu bisa membangun intimasi dengan pasangan lewat saling tatap yang lebih lama. Bukan sekadar kontak mata, perbedaan cara menatap seperti tatapan lembut atau tatapan intens, dapat meningkatkan sensasi selama dan setelah bercinta. 

Kate Balestrieri, Psy.D., pendiri Modern Intimacy menyebutkan bahwa tatapan dapat mengaktifkan neuron cermin. Saraf tersebut mempengaruhi resonansi limbik yang merupakan bagian pengatur emosi dan menjadikannya lebih sinkron. Hasilnya, kamu dan pasangan akan berbagi beragam emosi yang lebih kuat, seperti kepuasan, bahagia, semangat, dan sebagainya.  

2. Atur sendiri aktivitas seks yang menyenangkan

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi berhubungan seks (pexels.com/cottonbro)

Hubungan seksual yang tidak sesuai ekspektasi layaknya film biru seringkali mengacaukan mood bercinta. Padahal menurut McDevitt, tidak memiliki ekspektasi apapun tentang seperti apa seharusnya seks merupakan hal yang penting. Dengan begitu, kamu bisa menentukan sendiri apa yang kamu dan pasangan mau. 

Sentuhan seksual, tatapan menggoda, hingga posisi seks, atau hal lain bisa sangat berbeda dengan kebanyakan gambaran tentang hubungan badan. Dengan slow sex, kamu bisa mengomunikasikannya secara sensual bersama pasangan di atas ranjang. 

Baca Juga: 5 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Sex Toys, Jarang Diketahui!

3. Seks berlangsung lebih lama

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi bercinta (Pexels.com/Cottonbro)

Sesuai dengan durasi slow sex yang lebih panjang, ini juga menyebabkan seks berlangsung lebih lama. Adanya waktu luang membuat kamu dan pasangan tidak harus terburu-buru melakukan penetrasi. Kamu dan pasangan bisa saling mengeksplorasi dan menjadi momen petualangan bersama. 

Pada saat intercourse pun, kamu dan pasangan berkesempatan menikmati sensasi baru dengan rangsangan ekstra. Bereksperimen dengan sextoys atau pelumas juga bisa menjadi alternatif meningkatkan keintiman dan waktu seks yang lebih lama.

4. Meningkatkan potensi orgasme bersama

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi pasangan (Pexels.com/Наталья Хоменко)

Faktanya, rata-rata penis membutuhkan waktu 5 hingga 7 menit untuk mencapai orgasme saat seks. Di sisi lain, publikasi penelitian pada Journal of Sexual Medicine menyebutkan pemilik vulva perlu 13,41 menit untuk mencapai klimaks. Meski orgasme bukanlah penentu seks yang baik, tetapi ini merupakan bonus yang menyenangkan. 

Melakukan slow sex memberikan kesempatan pasangan untuk menikmati seluruh aktivitas seksual. Rangsangan yang terbentuk membantu tubuh benar-benar rileks di samping tetap meningkatkan frekuensi dan intensitas orgasme.

5. Mendapatkan orgasme lebih kuat

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi hubungan seks (pexels.com/Ron Lach)

McDevitt sekali lagi menjelaskan manfaat slow sex yang bisa didapat pasangan yakni orgasme lebih kuat. Pasalnya, aktivitas seks dan rangsangan perlahan menyebabkan penumpukan aliran darah yang lambat di alat kelamin.

Penumpukan ini memaksa untuk terus keluar. Ketika akhirnya benar-benar keluar, maka tubuh mengalami sensasi lebih menggairahkan dan melegakan. Kondisi ini berlaku bagi laki-laki maupun perempuan, ya. 

6. Mengurangi risiko iritasi dan infeksi

5 Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istriilustrasi hubungan seks setelah vasektomi (pexels.com/Anna Pou)

Gerakan repetisi atau berulang secara cepat pada rough sex atau quickie berpotensi tinggi menyebabkan risiko peradangan. Dalam jangka panjang jika dilakukan secara berulang, ini juga dapat menimbulkan luka bahkan infeksi.

Adapun slow sex memiliki kemungkinan risiko lebih rendah. Pasalnya, gerakan perlahan yang tidak terburu-buru memberikan kenyamanan baik pada penis maupun vulva. Tentu saja karena slow sex melibatkan lebih banyak emosi dan waktu selama aktivitas seksual. 

Tingkat kepuasan memang menggambarkan subjektivitas masing-masing individu. Namun, manfaat slow sex yang ditawarkan dari hubungan intim perlahan ini sangat menggoda untuk dirasakan bersama pasangan.

Baca Juga: Morning Sex vs Evening Sex, Mana yang Lebih Baik?

Topic:

  • Laili Zain Damaika
  • Lea Lyliana
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya