"Benda-benda tersebut memperkenalkan energi aktif (Yang) ke dalam ruang yang tenang (Yin)," ujar Alexandra
Barang yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Dekat Tempat Tidur, Ganggu!

- Perangkat elektronik dan perlengkapan kerja di dekat tempat tidur dapat membuat pikiran tetap aktif, sehingga batas antara waktu istirahat dan aktivitas menjadi kurang jelas.
- Cermin yang menghadap tempat tidur, barang kenangan emosional, serta sepatu dipercaya Feng Shui dan Vastu Shastra berpotensi mengganggu ketenangan area tidur.
- Pakaian kotor, makanan sisa, minuman terbuka, serta barang rusak atau tak terpakai dapat membuat kamar kurang bersih, berantakan, dan tidak nyaman untuk beristirahat.
Kamar tidur menjadi tempat untuk beristirahat setelah lelah beraktivitas seharian. Selain memilih kasur yang nyaman, penataan barang di sekitar tempat tidur juga perlu diperhatikan karena beberapa benda bisa membuat suasana tidur terasa kurang nyaman.
Menurut Feng Shui dan Vastu Shastra, menjaga area tidur tetap rapi dan minim gangguan dipercaya dapat membantu menciptakan ruang yang lebih tenang. Lantas, barang apa saja yang sebaiknya tidak diletakkan di dekat tempat tidur? Yuk, ketahui lewat artikel berikut ini!
1. Perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop

Ponsel, tablet, dan laptop menjadi perangkat yang sering diletakkan di samping tempat tidur. Namun, kebiasaan ini dapat mengganggu suasana istirahat karena cahaya layar dan notifikasi membuat pikiran tetap aktif menjelang tidur.
Dalam prinsip Feng Shui, perangkat elektronik juga dianggap membawa energi aktif yang kurang sesuai dengan kamar tidur yang seharusnya memberikan ketenangan. Dikutip dari Ideal Home, Alexandra Berthault, ahli Feng Shui dari Chez Holistics, menjelaskan bahwa perangkat elektronik dapat menghadirkan energi aktif ke dalam ruang yang seharusnya digunakan untuk beristirahat.
2. Cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur

Cermin sering digunakan sebagai elemen dekorasi karena dapat membuat ruangan terlihat lebih luas dan terang. Namun, meletakkan cermin tepat di samping atau menghadap tempat tidur dipercaya dapat mengganggu kenyamanan sebagian orang. Pantulan cahaya atau bayangan dari cermin pada malam hari juga berpotensi membuat suasana kamar terasa kurang rileks.
Dalam kepercayaan Vastu Shastra, cermin yang berada di area tidur dikaitkan dengan energi negatif yang dapat memengaruhi kondisi emosional. Cermin sebaiknya ditempatkan di lokasi lain agar kamar tidur tetap terasa sebagai ruang yang nyaman untuk beristirahat.
3. Barang pekerjaan seperti dokumen dan perlengkapan kantor

Membawa pekerjaan ke kamar tidur mungkin terasa praktis, terutama bagi orang yang sering bekerja dari rumah. Namun, keberadaan dokumen, laptop kerja, atau perlengkapan kantor di dekat tempat tidur dapat membuat otak sulit membedakan waktu bekerja dan waktu beristirahat. Akibatnya, kamar tidur yang seharusnya menjadi tempat relaksasi, justru terasa seperti ruang kerja kedua.
Dikutip dari Southern Living, Kara Miller, pendiri Kara Miller Interiors di Jupiter, Florida, menyarankan agar kamar tidur tetap menjadi tempat yang bebas dari tekanan pekerjaan. Ia menilai ruang tidur sebaiknya digunakan untuk menciptakan suasana yang tenang setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
4. Sepatu atau alas kaki

Sepatu menjadi salah satu barang yang sering diletakkan dekat pintu kamar atau bahkan di sekitar tempat tidur karena alasan kepraktisan. Namun, membawa alas kaki ke area tidur dapat membuat kamar lebih mudah kotor karena debu dan kotoran dari luar rumah. Selain itu, dalam kepercayaan Feng Shui, sepatu dianggap membawa energi dari aktivitas luar yang kurang sesuai dengan suasana istirahat.
Alexandra menjelaskan bahwa sepatu memiliki energi yang berkaitan dengan pergerakan, sedangkan tempat tidur seharusnya menjadi ruang untuk ketenangan. Karena itu, menyimpan sepatu jauh dari area tidur dapat membantu menjaga kamar tetap bersih dan terasa lebih nyaman.
5. Pakaian kotor

Menaruh pakaian kotor di kursi, lantai, atau meja samping tempat tidur merupakan kebiasaan yang sering dilakukan tanpa sadar. Selain membuat kamar terlihat berantakan, tumpukan pakaian kotor juga dapat membuat suasana ruangan terasa kurang segar. Kamar tidur yang penuh barang berserakan bisa membuat pikiran lebih sulit merasa tenang saat hendak tidur.
Menurut Vastu Shastra, pakaian kotor dipercaya dapat menciptakan energi yang stagnan dan mengganggu suasana kamar. Terlepas dari kepercayaan tersebut, menyimpan pakaian kotor di tempat khusus tetap menjadi kebiasaan baik untuk menjaga kamar lebih rapi dan higienis.
6. Barang kenangan dari masa lalu

Foto lama, surat, atau benda sentimental memang memiliki nilai emosional bagi pemiliknya. Namun, menyimpan barang-barang dengan kenangan kuat tepat di dekat tempat tidur, dapat membuat sebagian orang terus terhubung dengan emosi tertentu sebelum tidur. Hal ini terutama berlaku untuk benda yang berkaitan dengan pengalaman sulit atau hubungan masa lalu.
Sue Holmes, ahli Feng Shui dan Space Clearing Expert dari FireHorse, dikutip dari Ideal Home, menyarankan agar barang yang memiliki beban emosional tidak disimpan di bawah atau sekitar tempat tidur. Menurutnya, ruang tidur sebaiknya menjadi tempat yang mendukung rasa aman dan ketenangan.
"Hindari menyimpan apa pun yang memiliki beban emosional atau barang yang berkaitan dengan hubungan masa lalu di bawah tempat tidur. Benda-benda tersebut dapat menciptakan perasaan tertekan atau gelisah tanpa kamu sadari penyebabnya," ujar Sue.
7. Makanan sisa dan minuman yang dibiarkan terbuka

Meletakkan makanan ringan atau sisa makanan di meja samping tempat tidur mungkin terasa praktis, terutama ketika sedang bersantai. Namun, kebiasaan ini dapat membuat kamar lebih mudah mengundang bau tidak sedap dan mengurangi kebersihan area tidur. Sisa makanan juga dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri jika dibiarkan terlalu lama.
Dalam kepercayaan Vastu Shastra, makanan sisa dianggap dapat membawa energi negatif dan mengganggu keseimbangan ruang tidur. Jika ingin menyediakan minuman di dekat tempat tidur, sebaiknya gunakan wadah tertutup agar area tidur tetap bersih dan nyaman.
8. Barang rusak atau tidak terpakai

Barang rusak seperti jam mati, kabel lama, atau dekorasi yang sudah tidak digunakan sering kali berakhir menumpuk di kamar tidur. Padahal, terlalu banyak barang yang tidak memiliki fungsi dapat membuat ruangan terasa penuh dan kurang nyaman. Kondisi kamar yang berantakan juga dapat memengaruhi suasana hati ketika bangun maupun sebelum tidur.
Alexandra menjelaskan bahwa barang yang tidak digunakan dapat mempertahankan energi stagnan menurut prinsip Feng Shui. Karena itu, melakukan decluttering secara rutin dapat menjadi langkah sederhana untuk menciptakan kamar tidur yang lebih nyaman dan menenangkan.
Menata kamar tidur bukan hanya soal estetika, tetapi juga menciptakan ruang yang nyaman untuk beristirahat. Dengan menjaga area sekitar tempat tidur tetap rapi dan bebas dari barang yang tidak diperlukan, suasana tidur pun bisa terasa lebih tenang dan berkualitas.







![[QUIZ] Apakah Kamu Punya Karakter Sigma Sejati di Dalam Dirimu?](https://image.idntimes.com/post/20241010/pexels-pavel-danilyuk-8637958-7e79465c1b4febc31d7dd6f5c1e50084-f581d3c8ce60226f918f7c94bf403ea8.jpg)





![[QUIZ] Seberapa Menarik Kamu di Mata Orang Lain? Cek Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250120/pexels-samson-katt-5225086-11zon-14b30f9007dab2ac97e754c25380444d-6a64152ba8bfc06182c82fc371daad0b.jpg)


![[QUIZ] Apakah Kamu Suka Konflik atau Cinta Damai? Cek di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20250528/1976-603df6f641b54ac4de18f293915a6c9d-cab98535fc2ff8159abc310b4c0b2b8a.jpg)

