Comscore Tracker

Doa Melontar Jamrah, Kenang Nabi Ibrahim AS dan Anak Melempari Setan

#IDNTimesLife Wajib dibaca

Melempar jamrah dilakukan dengan batu-batu kecil yang dikumpulkan di hamparan Muzdalifah. Kegiatan ini umumnya berlangsung di kompleks jembatan Jumrah, di kota Mina.

Berdasarkan nilai sejarahnya, melempar jamrah menjadi peringatan atas momen saat Nabi Ibrahim AS dan anaknya melempari setan dengan batu. Namun, dalam melangsungkan rukun haji yang satu ini tentu diwajibkan untuk membaca doa tertentu.

Nah, berikut ini bacaan doa melontar atau melempar jumrah dan setelahnya yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak!

1. Doa melontar jamrah

Doa Melontar Jamrah, Kenang Nabi Ibrahim AS dan Anak Melempari SetanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Setiap melontar 1 (satu) jamrah 7 (tujuh) kali lontaran kerikil, dianjurkan membaca doa berikut ini:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا

Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allhummaj’al hajjan mabruuran wa sa’yan masykuuran.

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, kutukan bagi segala setan dan rida bagi Allah Yang Maha Pengasih, Ya Allah Tuhanku, jadikanlah ibadah haji ku ini haji yang mabrur dan sa‘i yang diterima.”

2. Doa ringkas melontar jamrah

Doa Melontar Jamrah, Kenang Nabi Ibrahim AS dan Anak Melempari SetanIlustrasi Berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dalam buku panduan "Do'a dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah" yang disusun oleh Kementerian Agama RI, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Jakarta 1435 H/2014 M, terdapat doa ringkas melontar jamrah.

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ

Bismillaahi wallahu akbar

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar."

Baca Juga: 4 Doa Lengkap untuk Melupakan Seseorang, Bisa Dibaca saat Galau

3. Doa setelah melontar tiga jamrah

Doa Melontar Jamrah, Kenang Nabi Ibrahim AS dan Anak Melempari SetanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Setelah melempar serangkaian jumrah, (Jumratul Ula, Wustha dan Aqabah), Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, dianjurkan bagi orang tersebut untuk memanjatkan doa berikut ini:

الْحَمْدُ لَِّلهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ. اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَفَضْتَ وَمِنْ عَذَابِكَ أَشْفَقْتُ َوإِلَيْكَ رَغِبْتُ وَمِنْكَ رَهِبْتَ فَاقْبِلْ نُسُكِي وَأَعْظِمْ أَجْرِي وَارْحِمْ تَضَرُّعِي وَاقْبَلْ تَوْبَتِي وَأَِقلَّ عَثَرَتِي وَاسْتَجِبْ تَوْبَتِي وَأَعْطِنِي سُؤْلِى. اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Alhamdu lillaahi hamdan kastiiran thayyiban mubaarakan fiih. Allahumma laa uhshii tsanaa’an ‘alaika arta kamaa atsnaita ‘alaa nafsika. Allahumma ilaika afadhtu wa min ‘adzaabika asyfaqtu wa aqilla ‘atsaratii wastajib da’watii wa a’thinii su’lii. Allahummaj’alhu hajjan mabruuran wa sa’yan masykuuran

Artinya:

"Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak lagi baik dan membawa berkah di dalamnya. Ya Allah, sekali-kali kami tidak mampu mencakup segala macam pujian untuk-Mu, sesuai pujian-Mu atas diri-Mu. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah, dari siksa-Mu aku memohon belas kasihan, dan kepada-Mu aku berharap dan aku takut, terimalah ibadah ku, perbesarlah pahala ku, kasihanilah kerendahan hatiku, terimalah taubat ku, perkecil lah kekeliruanku, perkenankan lah permohonanku dan berikanlah permintaanku. Ya Allah, kabulkanlah, terimalah persembahan kami ini dan janganlah kami dijadikan orang-orang yang berdosa, tetapi masukkan lah kami dalam hamba-Mu yang saleh. wahai Tuhan Yang Paling Pengasih. Ya Allah, Tuhanku, jadikanlah haji ku ini haji yang mabrur dan sa’i ku ini sebagai sa’i yang diterima."

Demikian doa melontar jamrah yang perlu kamu ketahui dan baca saat menjalankan ibadah haji. Jangan sampai kelupaan membacanya, ya!

Baca Juga: Bacaan dan Arti Doa Sa'i, Rukun Ibadah Haji dan Umrah

Topic:

  • Febriyanti Revitasari
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya