Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Memakai Sunscreen agar Tidak Meninggalkan White Cast

4 min read
5 Cara Memakai Sunscreen agar Tidak Meninggalkan White Cast
ilustrasi memakai sunscreen pada wajah (pexels.com/Anna Tarazevich)
  • Pilih sunscreen sesuai kebutuhan kulit; formula mineral berpotensi meninggalkan white cast, sedangkan sunscreen tinted atau hybrid dapat menjadi alternatif.
  • Gunakan skincare berurutan dari tekstur ringan, tunggu tiap lapisan meresap, lalu aplikasikan sunscreen bertahap tanpa mengurangi total jumlah perlindungan.
  • Ratakan sunscreen dengan gerakan lembut, diamkan sebelum makeup, dan gunakan teknik menepuk agar lapisan tidak bergeser atau menggumpal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memakai sunscreen setiap hari menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar ultraviolet. Namun, ada satu masalah yang sering bikin kurang nyaman, yaitu white cast atau lapisan putih yang tertinggal setelah sunscreen diaplikasikan. Kondisi ini bisa membuat warna kulit terlihat keabu-abuan, belang, atau kurang menyatu dengan makeup, terutama jika sunscreen yang digunakan memiliki tekstur dan formula tertentu.

Kabar baiknya, kamu tidak harus langsung mengganti sunscreen setiap kali mengalami masalah ini. Cara mengaplikasikan produk, jumlah yang digunakan, hingga urutan skincare ternyata bisa memengaruhi hasil akhirnya. Yuk, simak lima cara memakai sunscreen agar tidak meninggalkan white cast dan kulit tetap terlindungi tanpa terasa kurang nyaman!

  1. 1. Pilih sunscreen dengan formula yang sesuai dengan kulit

    memilih sunscreen untuk kulit
    ilustrasi memilih sunscreen untuk kulit (unsplash.com/Onela Ymeri)

    Langkah pertama untuk mengurangi white cast adalah memilih sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Sunscreen mineral yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide cenderung lebih berpotensi meninggalkan lapisan putih, terutama jika partikelnya tidak mudah menyatu dengan warna kulit. Jika masalah ini sering kamu alami, sunscreen dengan formula tinted atau sunscreen hybrid bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.

    Selain jenis filter UV, perhatikan juga tekstur dan hasil akhir produk. Sunscreen bertekstur ringan yang mudah diratakan biasanya terasa lebih nyaman untuk pemakaian sehari-hari. Meski begitu, hasil akhirnya tetap bergantung pada formula dan kecocokan produk dengan kulit masing-masing, sehingga sebaiknya coba terlebih dahulu sebelum menjadikannya produk andalan.

  2. 2. Gunakan skincare dengan urutan yang tepat

    mengambil krim sunscreem di tangan
    ilustrasi mengambil krim sunscreem di tangan (unsplash.com/CRYSTALWEED cannabis)

    Urutan pemakaian skincare juga bisa memengaruhi hasil akhir sunscreen. Sebaiknya, aplikasikan produk perawatan kulit mulai dari tekstur yang lebih ringan, seperti serum, kemudian lanjutkan dengan pelembap jika dibutuhkan. Setelah skincare sebelumnya cukup meresap, barulah aplikasikan sunscreen sebagai langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pagi hari sebelum makeup.

    Jika sunscreen diaplikasikan ketika pelembap masih terlalu basah atau terasa licin, produk bisa lebih sulit diratakan dan berisiko menggumpal saat digosok. Untuk menghindarinya, beri jeda di antara setiap lapisan skincare sesuai kebutuhan hingga permukaan kulit terasa nyaman. Cara ini membantu sunscreen menempel lebih merata tanpa harus mengurangi jumlah pemakaian yang dianjurkan.

  3. 3. Aplikasikan sunscreen secara bertahap

    memakai sunscreen pada wajah
    ilustrasi memakai sunscreen pada wajah (pexels.com/Sora Shimazaki)

    Mengoleskan sunscreen dalam jumlah besar sekaligus bisa membuat produk lebih sulit diratakan, terutama jika teksturnya cukup kental. Untuk mempermudah aplikasi, kamu bisa membaginya menjadi beberapa bagian, misalnya dahi, kedua pipi, hidung, dagu, dan leher. Ratakan sunscreen secara menyeluruh pada setiap bagian sebelum melanjutkan ke area berikutnya agar tidak ada bagian kulit yang terlewat.

    Jika jumlah sunscreen yang dibutuhkan terasa terlalu banyak untuk diaplikasikan sekaligus, kamu dapat membaginya menjadi dua lapisan tipis secara berurutan. Pastikan lapisan pertama sudah cukup merata sebelum menambahkan lapisan berikutnya. Namun, jangan mengurangi total jumlah sunscreen hanya demi menghindari white cast, karena pemakaian yang terlalu sedikit dapat membuat perlindungan terhadap sinar UV menjadi kurang optimal.

  4. 4. Ratakan dengan gerakan lembut

    memakai sunscreen pada wajah
    ilustrasi memakai sunscreen pada wajah (pexels.com/Anna Tarazevich)

    Cara meratakan sunscreen turut menentukan tampilan akhirnya di kulit. Hindari menggosok produk terlalu kuat atau berulang kali karena gesekan berlebihan dapat membuat sunscreen menggumpal, terutama ketika digunakan bersama skincare lain. Sebagai gantinya, ratakan dengan gerakan lembut dan merata menggunakan ujung jari yang bersih hingga produk menutupi seluruh area kulit.

    Pastikan juga sunscreen diaplikasikan pada area yang sering terlupakan, seperti garis rambut, sisi hidung, telinga, dan leher. Setelah seluruh area tertutup, biarkan sunscreen membentuk lapisan pada kulit sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Perlu diingat, sunscreen tidak harus sepenuhnya menghilang dari permukaan kulit untuk bekerja dengan baik. Jika lapisan putih tetap terlihat jelas meski sudah diratakan, formula tinted atau produk lain yang lebih cocok dengan warna kulit bisa menjadi solusi.

  5. 5. Beri waktu sunscreen untuk menempel sebelum memakai makeup

    meratakan krim di wajah dengan tangan
    ilustrasi meratakan krim di wajah dengan tangan (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)

    Bagi kamu yang terbiasa menggunakan makeup setiap hari, memberi jeda setelah memakai sunscreen bisa membantu mendapatkan hasil riasan yang lebih rapi. Tunggu hingga sunscreen cukup menempel dan terasa nyaman di kulit sebelum mengaplikasikan primer, foundation, atau cushion. Jika makeup langsung ditumpuk ketika sunscreen masih basah, lapisan produk bisa bergeser, menggumpal, atau membuat tampilan kulit terlihat tidak merata.

    Saat mulai memakai makeup, gunakan gerakan menepuk secara perlahan, terutama ketika mengaplikasikan foundation atau cushion. Hindari menggeser spons terlalu kuat karena dapat mengangkat atau mengganggu lapisan sunscreen yang sudah diaplikasikan. Meski begitu, sunscreen tetap perlu digunakan dalam jumlah yang memadai sebelum makeup. Jangan mengandalkan foundation atau cushion dengan SPF sebagai satu-satunya perlindungan matahari karena jumlah yang digunakan biasanya tidak cukup untuk mencapai perlindungan sesuai klaim pada kemasan.

    White cast memang bisa mengganggu penampilan, tetapi bukan berarti kamu harus mengorbankan perlindungan kulit demi hasil akhir yang lebih natural. Mulai dari memilih formula yang sesuai, memperhatikan urutan skincare, hingga memberi jeda sebelum memakai makeup, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu sunscreen terlihat lebih menyatu di kulit.

    Jika lapisan putih tetap sulit dihindari, sunscreen tinted bisa menjadi alternatif yang menarik untuk dicoba. Jadi, jangan lupa pilih sunscreen yang nyaman digunakan setiap hari, ya, karena produk terbaik adalah produk yang cocok dengan kulitmu dan bisa kamu gunakan secara konsisten!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More