Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Tips Memilih Sofa yang Awet Meski Ada Hewan Peliharaan

5 min read
7 Tips Memilih Sofa yang Awet Meski Ada Hewan Peliharaan
ilustrasi memeluk hewan peliharaan di sofa (pexels.com/Vitaly Gariev)
  • Pilih sofa berbahan tenunan rapat, tahan abrasi, dan mudah dibersihkan, seperti microfiber atau pelapis khusus, untuk menghadapi bulu, noda, serta risiko cakaran hewan peliharaan.
  • Utamakan sarung yang dapat dilepas, warna yang selaras dengan bulu hewan, serta lapisan pelindung noda agar perawatan harian lebih praktis dan tampilan sofa tetap rapi.
  • Pastikan rangka, sambungan, bantalan, kaki, dan detail desain sofa kokoh serta minim elemen mudah ditarik; gunakan cover atau selimut sebagai perlindungan tambahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Punya hewan peliharaan di rumah memang bikin suasana lebih ramai dan menyenangkan. Namun, ada satu tantangan yang sering bikin pemilik rumah mengelus dada, yaitu menjaga sofa tetap bersih dan awet. Mulai dari bulu yang menempel, bekas cakaran, sampai noda akibat tumpahan atau kecelakaan kecil, semuanya bisa membuat sofa lebih cepat terlihat kusam jika materialnya kurang tepat.

Bukan berarti kamu harus melarang anabul naik ke sofa kesayangan, kok! Kuncinya adalah memilih sofa yang sesuai dengan kebiasaan hewan peliharaan dan mudah dirawat sehari-hari. Mulai dari jenis kain, warna, hingga konstruksinya, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli sofa baru. Yuk, simak tipsnya berikut ini!

  1. 1. Pilih bahan sofa yang rapat dan tahan cakaran

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Lisa Anna)

    Jenis bahan menjadi salah satu faktor penting saat memilih sofa untuk rumah dengan hewan peliharaan. Kain dengan tenunan rapat cenderung lebih tahan terhadap tersangkutnya kuku dibandingkan kain dengan serat atau loop yang longgar. Sebaliknya, bahan bertekstur rajut longgar atau chenille dengan permukaan berbulu bisa lebih mudah tersangkut kuku dan mengalami kerusakan.

    Kamu bisa mempertimbangkan kain microfiber atau kain pelapis khusus yang dirancang untuk rumah dengan hewan peliharaan. Meski begitu, tidak ada bahan yang benar-benar kebal terhadap cakaran. Jadi, perhatikan juga karakter hewan peliharaanmu dan pilih material yang memiliki ketahanan abrasi baik agar sofa lebih awet digunakan.

  2. 2. Utamakan bahan yang mudah dibersihkan

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

    Bulu rontok, noda makanan, dan bekas kaki yang kotor merupakan hal yang cukup umum jika tinggal bersama hewan peliharaan. Karena itu, pilih sofa dengan bahan yang mudah dibersihkan menggunakan penyedot debu atau kain sesuai petunjuk perawatannya. Material dengan permukaan halus biasanya lebih praktis untuk mengangkat bulu yang menempel dibandingkan kain dengan tekstur terlalu tebal.

    Kamu juga bisa mempertimbangkan sofa dengan lapisan pelindung noda atau kain yang dirancang agar cairan tidak mudah meresap. Namun, periksa petunjuk perawatan dari produsennya karena tidak semua bahan tahan terhadap cairan atau produk pembersih tertentu. Semakin mudah sofa dibersihkan, semakin praktis pula rutinitas merawatnya di tengah aktivitas sehari-hari.

  3. 3. Pertimbangkan sofa dengan sarung yang bisa dilepas

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Sandra Seitamaa)

    Sofa dengan sarung atau cushion cover yang dapat dilepas bisa menjadi pilihan praktis untuk rumah dengan hewan peliharaan. Ketika sarung terkena noda atau dipenuhi bulu, kamu bisa melepasnya untuk dibersihkan sesuai petunjuk pencucian. Cara ini juga membantu menjaga tampilan sofa tetap rapi tanpa harus membersihkan seluruh bagian furnitur setiap kali ada noda.

    Sebelum membeli, pastikan bagian sarung memang dirancang untuk dilepas dan periksa apakah bisa dicuci menggunakan mesin cuci atau perlu dibersihkan secara khusus. Akan lebih praktis jika kamu memiliki sarung cadangan sehingga sofa tetap bisa digunakan saat sarung utama sedang dicuci. Pilih juga penutup dengan ukuran yang pas agar tidak mudah bergeser ketika hewan peliharaan naik dan turun.

  4. 4. Sesuaikan warna sofa dengan warna bulu hewan

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

    Warna sofa ternyata bisa memengaruhi seberapa jelas bulu hewan terlihat di permukaannya. Jika kucing atau anjingmu memiliki bulu berwarna terang, sofa dengan warna serupa dapat membantu menyamarkan bulu yang menempel. Sebaliknya, sofa berwarna lebih gelap bisa menjadi pilihan untuk hewan dengan bulu gelap agar tampilan furnitur tidak cepat terlihat penuh bulu.

    Selain mempertimbangkan warna bulu, sesuaikan juga pilihan warna dengan konsep interior rumah. Warna abu-abu, beige, taupe, atau cokelat biasanya cukup fleksibel untuk berbagai gaya dekorasi. Meski warna yang tepat bisa membantu menyamarkan bulu, sofa tetap perlu dibersihkan secara rutin agar debu dan kotoran tidak menumpuk.

  5. 5. Perhatikan rangka dan konstruksi sofa

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

    Sofa yang tahan lama bukan hanya soal bahan pelapis, tetapi juga rangka dan konstruksinya. Jika hewan peliharaan sering melompat naik turun atau beberapa anggota keluarga menggunakan sofa setiap hari, pilih rangka yang kokoh dan sambungan yang kuat. Konstruksi yang baik membantu sofa mempertahankan bentuknya meski digunakan secara intensif.

    Periksa juga kualitas bantalan dan sistem penyangganya. Bantalan yang mudah kempis dapat membuat sofa terasa kurang nyaman dan terlihat cepat usang. Jika memungkinkan, coba duduki sofa sebelum membeli untuk menilai kenyamanan serta kestabilannya. Dengan memperhatikan kualitas keseluruhan, kamu bisa mengurangi risiko harus mengganti sofa dalam waktu singkat.

  6. 6. Pilih desain dengan detail yang tidak mudah rusak

    desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (pexels.com/Tina Rettler-Pagel)

    Detail kecil pada sofa juga perlu diperhatikan, terutama jika hewan peliharaanmu gemar menggigit, mencakar, atau memainkan benda di sekitarnya. Sofa dengan banyak rumbai, tali dekoratif, atau kancing yang menonjol bisa lebih mudah menjadi sasaran permainan. Pilih desain yang relatif sederhana dengan jahitan rapi dan detail yang tidak mudah ditarik.

    Perhatikan pula bagian kaki sofa dan sudut-sudut yang mudah dijangkau hewan peliharaan. Jika anabul sering mencakar bagian bawah furnitur, kamu bisa memilih sofa dengan desain kaki yang kokoh dan menambahkan tiang garukan di dekat area tersebut. Dengan menyediakan alternatif yang sesuai, kamu dapat membantu melindungi sofa tanpa harus mengorbankan kenyamanan hewan peliharaan.

  7. 7. Gunakan pelindung sofa untuk perawatan ekstra

     desain sofa di rumah
    ilustrasi desain sofa di rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

    Jika ingin sofa lebih terlindungi, pertimbangkan penggunaan sofa cover atau selimut khusus pada bagian yang paling sering ditempati hewan peliharaan. Pelindung ini membantu mengurangi kontak langsung antara bulu, kotoran, dan permukaan sofa. Selain itu, kamu bisa menggantinya dengan mudah ketika sudah kotor sehingga proses perawatan terasa lebih praktis.

    Pilih pelindung yang ukurannya sesuai dan tidak mudah bergeser ketika digunakan. Kamu juga bisa menempatkan selimut favorit hewan peliharaan di sudut sofa agar mereka memiliki area khusus untuk beristirahat. Meski terlihat sederhana, langkah ini bisa membantu menjaga sofa tetap bersih sekaligus membuat anabul merasa nyaman saat bersantai bersama keluarga.

    Memilih sofa yang tahan lama untuk rumah dengan hewan peliharaan sebenarnya tidak harus rumit. Kamu hanya perlu lebih cermat dalam mempertimbangkan bahan pelapis, kemudahan perawatan, warna, konstruksi, hingga detail desainnya. Dengan pilihan yang tepat, sofa tetap bisa menjadi tempat favorit untuk bersantai tanpa membuatmu terlalu khawatir dengan bulu atau noda setiap hari.

    Jadi, sebelum membeli sofa baru, coba sesuaikan pilihanmu dengan kebiasaan anabul di rumah. Lengkapi juga dengan perawatan rutin dan area khusus untuk mereka beristirahat. Dengan begitu, kenyamanan penghuni rumah dan kebutuhan hewan peliharaan bisa berjalan beriringan, sementara sofa kesayangan tetap awet dan enak dipandang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More