AHY Ajak Bangsa Bersatu dalam Doa dan Aksi Menuju Indonesia Emas 2045

- AHY ajak semua elemen bangsa bersatu dalam doa dan aksi nyata membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam
- Perayaan Natal Demokrat dihadiri 1.200 peserta dan melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi panti asuhan, panti jompo, serta lembaga pelayanan disabilitas
- Demokrat turut salurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra dan akan merayakan berbagai kegiatan hari besar keagamaan untuk membangun kebersamaan
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak segenap elemen bangsa untuk bersatu dalam doa, kemanusiaan, dan pembangunan, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan AHY saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025, yang digelar di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (12/1/2026) malam.
“Selamat Hari Natal 2025 kepada saudara-saudaraku yang merayakannya di mana pun berada. Semoga Natal senantiasa menghadirkan kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua,” kata dia.
“Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu hadir, dekat, dan menyertai kita semua, terutama ketika kita menghadapi berbagai tantangan dan ujian yang begitu berat,” sambung AHY.
1. AHY ajak semua elemen bangsa bersatu

AHY menegaskan, Demokrat merupakan partai yang memiliki ideologi nasionalis-religius serta senantiasa menempatkan nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan sesama anak bangsa.
Ia pun mengajak segenap anak Indonesia untuk bersatu, tidak hanya dalam doa, tetapi juga dalam aksi nyata membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Mari bersatu dalam misi kemanusiaan agar mereka segera bangkit dan pulih dari kehancuran dan keterpurukan. Mari bersatu pula dalam mengawal dan menyukseskan pembangunan bangsa ke depan, termasuk pembangunan di sektor infrastruktur yang menjadi tulang punggung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” tutur AHY.
2. Perayaan Natal Demokrat dihadiri 1.200 peserta

Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah, menyampaikan pihaknya telah melaksanakan kegiatan bakti sosial pada 19-23 Desember 2025 dengan mengunjungi 10 panti asuhan, panti jompo, serta lembaga pelayanan disabilitas di wilayah Jabodetabek.
Ia menjelaskan, dari rangkaian kegiatan tersebut, tercatat 771 orang menerima manfaat, yang terdiri atas anak-anak panti asuhan dan penyandang disabilitas. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari.
Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 ini dihadiri sekitar 1.200 peserta. Di akhir acara, panitia menyerahkan bingkisan Natal berupa paket sembako kepada seluruh peserta.
3. Demokrat turut salurkan bantuan bagi korban bencana Sumatra

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan, Demokrat juga turut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan kader yang terlibat dalam menyukseskan Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun.
“Kami juga ke depan akan merayakan berbagai kegiatan hari besar keagamaan. Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kebersamaan dan menumbuhkan kesadaran bahwa rasa persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dipupuk dan dibina,” ujar Herman.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Ketua MPR RI/Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan, Ketua Srikandi Partai Demokrat, serta jajaran pengurus DPP Partai Demokrat lainnya.
Hadir pula jajaran menteri dan wakil menteri dari Partai Demokrat, yakni Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.
















