Survei Setahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Tembus 80,3 Persen

- Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor mencapai 80,3% dan 79,3%, menandakan apresiasi tinggi atas satu tahun kepemimpinan mereka.
- Sektor kesehatan dan pendidikan menjadi sorotan positif dengan apresiasi tertinggi dari masyarakat, disusul ketahanan bencana serta partisipasi inklusif yang juga mendapat penilaian baik.
- Peneliti menilai kepercayaan publik di atas 50% menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Bogor, meski tantangan ekonomi masih perlu perhatian serius ke depan.
Cibinong, IDN Times - Satu tahun perjalanan Pemerintahan Kabupaten Bogor mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hal tersebut tecermin dalam hasil survei yang dipaparkan Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, terkait evaluasi publik terhadap kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi.
Lembaga survei Indikator merilis hasil evaluasi publik terhadap pencapaian sasaran program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk periode survei 6-11 Februari 2026 tingkat kepuasan (approval rating) masyarakat berada di angka 80,3 persen untuk Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor di angka 79,3 persen, melampaui ambang batas psikologis di atas 50 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa secara umum publik menilai kinerja pemerintahan dalam satu tahun terakhir berjalan relatif baik dan positif.
1. Sektor Kesehatan dan Pendidikan menjadi primadona keberhasilan

Berdasarkan data tersebut, sektor Kesehatan dan Pendidikan menjadi primadona keberhasilan Pemkab Bogor di mata warga. Akses Layanan Kesehatan, meraih tingkat apresiasi tertinggi dengan 74 persen responden menyatakan kinerja pemerintah "Baik" dan "Sangat Baik".
Akses Layanan Pendidikan, menyusul di posisi kedua dengan total sentimen positif sebesar 69 persen. Selain layanan dasar, upaya pemerintah dalam Meningkatkan Ketahanan Bencana juga mendapat respons positif dari 67 persen masyarakat, disusul oleh program Partisipasi Aktif Masyarakat (Inklusif & Keadilan Gender) yang menyentuh angka 62 persen.
Beberapa program strategis berada di zona "moderat", di mana masyarakat menilai kinerja pemerintah sudah cukup baik namun masih memerlukan peningkatan signifikan. Sektor-sektor tersebut antara lain, Pemerataan Pembangunan Antar Wilayah (60 persen gabungan Baik/Sangat Baik). Ketahanan Pangan (59 persen gabungan Baik/Sangat Baik). Tata Kelola Lingkungan Hidup Berkelanjutan (58 persen gabungan Baik/Sangat Baik). Serta penurunan Kemiskinan mencapai 50 persen Penurunan Tingkat Pengangguran 39 persen.
2. Apresiasi publik sangat baik

Survei tersebut dilakukan terhadap 410 responden yang dipilih melalui metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka dan disertai proses kontrol kualitas melalui spot check terhadap 20 persen sampel.
Hasil survei mencatat sebanyak 64,6 persen responden menilai kondisi pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bogor berada dalam kategori baik atau sangat baik. Selain itu, kondisi keamanan juga mendapat evaluasi positif dengan angka 63,6 persen responden menyatakan baik atau sangat baik.
“Kita melihat dari kacamata hasil survei yang ada, satu tahun pemerintahan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menunjukkan apresiasi publik yang sangat baik. Kondisi umum dinilai relatif baik oleh masyarakat, meskipun masih terdapat catatan pada aspek ekonomi yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Bawono.
3. Kepercayaan publik ini menjadi fondasi penting

Menurutnya, angka kepuasan di atas 50 persen merupakan modal politik dan sosial yang kuat untuk melanjutkan roda pemerintahan dalam empat tahun ke depan.
"Kepercayaan publik ini menjadi fondasi penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan serta merealisasikan program-program prioritas secara lebih optimal," ungkapnya.
Bawono mengingatkan, tantangan ke depan adalah menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata, tata kelola pemerintahan yang baik, serta keberpihakan yang jelas terhadap kebutuhan rakyat.
Dengan demikian, capaian positif di tahun pertama ini diharapkan benar-benar menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (WEB)


















