Astra Tol Cipali: 24 Ribu Kendaraan Melintas dari Cirebon ke Jakarta

- Arus kendaraan dari Cirebon ke Jakarta lancar meski volume meningkat 20%
- Total 38 ribu kendaraan melintas di Tol Cipali, naik 7% dari hari sebelumnya
- Pengguna jalan diimbau menjaga kecepatan maksimal 70 km/jam saat hujan
Jakarta, IDN Times - Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) mencatat arus lalu lintas di ruas tol tersebut mengalami kenaikan sebesar 20 persen dengan 24 ribu kendaraan melintas dari arah Cirebon, Jawa Barat, menuju Jakarta pada Minggu (4/1/2026).
“Sekitar 24 ribu kendaraan melintas dari Cirebon menuju Jakarta, lebih tinggi 20 persen dibandingkan hari sebelumnya,” kata Head of Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, dilansir ANTARA, Minggu.
1. Arus kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta lancar

Ardam menjelaskan meski terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas tol tersebut, namun kondisi lalu lintas secara umum tetap terpantau lancar.
Ardam menyebut dari data pemantauan sejak pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB, arus kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikopo, mendominasi pergerakan lalu lintas.
Sementara, kata Ardam, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon tercatat sekitar 14 ribu unit atau lebih rendah sekitar 9 persen, dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
“Jumlah kendaraan dari arah Jakarta tersebut lebih rendah sekitar 9 persen,” katanya.
2. Sekitar 38 ribu unit kendaraan melintas di Tol Cipali

Ardam menyebutkan secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di dua arah di Jalan Tol Cipali saat ini sudah mencapai sekitar 38 ribu unit.
“Angka kumulatif tersebut meningkat sekitar 7 persen, dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya,” katanya.
Ardam memastikan peningkatan arus lalu lintas, masih dapat ditangani dengan baik oleh petugas lapangan di sepanjang ruas Tol Cipali.
3. Kecepatan kendaraan diimbau maksimal 70 km per jam saat hujan

Ardam mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas, untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman antar kendaraan.
“Pengguna jalan juga diminta mematuhi batas kecepatan maksimal 70 kilometer per jam, terutama saat hujan,” ucap dia.















