Bantuan TNI AU dari Lanud Halim ke Sumatra Capai 900 Ton

- Bantuan dikirim ke berbagai Lanud dan bandara di wilayah terdampak
- Distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait
- TNI AU mengerahkan berbagai alutsista udara untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses jalur darat
Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, volume bantuan kemanusiaan yang dikirim TNI Angkatan Udara dari Posko Lanud Halim Perdanakusuma ke wilayah banjir Sumatra mencapai 900 ton hingga Minggu (4/1/2026).
Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sejak akhir November untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
1. Dikirim ke berbagai Lanud dan bandara di wilayah terdampak

Bantuan dikirim ke sejumlah Lanud dan bandara di wilayah terdampak, antara lain Lanud Soewondo Medan, Lanud Sutan Sjahrir Padang, Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Bandara Lhokseumawe, serta Bandara Rembele.
Dari titik-titik ini, logistik kemudian diteruskan ke daerah yang paling membutuhkan.
2. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait

Distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar bantuan cepat sampai dan bisa segera dimanfaatkan warga. Upaya ini diharapkan mempercepat penanggulangan bencana sekaligus membantu pemulihan pascabencana di tiga provinsi.
3. Kerahkan berbagai alutsista udara

Nyoman menjelaskan, sejak awal, TNI AU telah mengerahkan berbagai alutsista udara untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses jalur darat. Alutsista itu di antaranya A-400M, C-130J Super Hercules, CN-295, C-212, hingga helikopter EC-725/H225M dan AS 332 Superpuma.


















