Bekasi, IDN Times - Jembatan Kemang Pratama, Kota Bekasi, dibangun kembali dengan desain konstruksi baru tanpa menggunakan pilar di tengah sungai. Desain tersebut diterapkan untuk meminimalkan risiko sampah tersangkut yang dapat menghambat aliran air, ketika debit sungai meningkat.
Jembatan yang sebelumnya terputus akibat banjir besar pada Maret 2025 itu, kini dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran sekitar Rp60,4 miliar.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pembangunan kembali jembatan dilakukan dengan desain berbeda dari konstruksi sebelumnya. Selain tidak menggunakan pilar di tengah sungai, jembatan tersebut juga dirancang lebih kokoh dan aman.
"Setelah kejadian itu, saya meminta kita semua duduk bersama untuk segera merencanakan perbaikannya. Alhamdulillah, jembatan ini sudah dibangun kembali, bahkan dengan desain yang baru," kata AHY di Bekasi, Jumat (30/10/2026).
