Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

CEK FAKTA: Benarkah Paspampres Aniaya Ojol di Jakarta Barat?

CEK FAKTA: Benarkah Paspampres Aniaya Ojol di Jakarta Barat?
Ilustrasi cek fakta hoaks (IDN Times/Lia Hutasoit)

  • Asisten Intelijen Danpaspampres membantah narasi pelaku penganiayaan merupakan anggota Paspampres.

  • Pelaku merupakan anggota TNI, bukan Paspampres, dan sudah diklarifikasi oleh pihak berwenang.

  • Korban telah membuat laporan ke Polsek Kembangan terkait dugaan penganiayaan atau pengeroyokan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Beredar video di media sosial, seorang pengemudi ojek online (ojol) dianiaya oleh seseorang yang dinarasikan sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pengemudi ojol itu disebut berinisial H.

Lokasi penganiayaan disebutkan berada di Jakarta Barat. Peristiwa terjadi pada Rabu (4/2/2026) malam.

  1. 1. Bagaimana faktanya?

    CEK FAKTA: Benarkah Paspampres Aniaya Ojol di Jakarta Barat?
    Ilustrasi penganiayaan. (IDN Times/Nathan Manaloe)

    Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf. Mulyo Junaidi, membantah narasi pelaku penganiayaan merupakan anggota Paspampres.

    "Tadi sudah cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres," ujar Mulyo.

  2. 2. Pelaku anggota TNI

    CEK FAKTA: Benarkah Paspampres Aniaya Ojol di Jakarta Barat?
    Ilustrasi penganiayaan

    Meski demikian, pelaku merupakan anggota TNI. Dia berdinas di Mabes TNI.

    "Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm A anggota Denma Mabes (TNI)," kata dia.

    Kesimpulannya, pelaku bukan anggota Paspampres, tapi anggota TNI.

  3. 3. Korban sudah lapor polisi

    CEK FAKTA: Benarkah Paspampres Aniaya Ojol di Jakarta Barat?
    Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Sukma Sakti)

    Korban juga sudah membuat laporan ke Polsek Kembangan. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/080/II/2026/Polsek Kembangan/Polsek Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya.

    "Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dilansir dari ANTARA.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More