Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Data Sementara KPU: Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Pemilih Terbanyak

Data Sementara KPU: Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Pemilih Terbanyak
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
  • KPU RI menetapkan hasil rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Semester I 2026 dengan total 214.354.667 pemilih, meningkat 1,17 persen dibanding semester sebelumnya.
  • Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak mencapai 37.759.992 orang, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah di posisi berikutnya.
  • Hasil rekapitulasi resmi ditetapkan melalui Keputusan KPU Nomor 264 Tahun 2026 oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin di Gedung KPU Pusat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos menjelaskan rincian jumlah pemilih dalam negeri tercatat ada 212.406.069 orang. Sementara di luar negeri terdapat 1.948.598 pemilih. Data tersebut dihimpun dari 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.285 kecamatan, 83.737 desa/kelurahan, dan 131 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

KPU melakukan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Di mana rekapitulasi tingkat kabupaten/kota dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, sementara tingkat provinsi dan nasional ditetapkan setiap enam bulan.

1. Total pemilih 214,3 juta, alami kenaikan sebanyak 1,17 persen

IMG_20260720_135115.jpg
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dengan demikian, total Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I 2026 adalah 214.354.667 pemilih. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,17 persen jika dibandingkan DPB Semester II 2025. Pada DPB sebelumnya total pemilih berjumlah 211.865.861 orang.

Sementara dari kategori jenis gender, pemilih perempuan masih mendominasi dengan jumlah 107.499.647 orang atau 50,15 persen dari total pemilih nasional. Sementara, pemilih laki-laki ada 106.855.020 atau 49,85 persen.

"Jadi total pemilih nasional kita, dalam negeri dan luar negeri, 214.354.667. Terdiri atas laki-laki 49,85 persen, perempuan 50,15 persem. Jadi peningkatan DPB Semester II 2025 jika dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 1,17 persen," ucap Betty.

2. Jawa Barat jadi provinsi dengan pemilih terbesar

IMG_20260720_135053.jpg
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

KPU juga merinci provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak. Di mana lima provinsi di Pulau Jawa masuk 10 besar. Jawa Barat (Jabar) jadi provinsi dengan pemilih terbanyak. Kemudian disusul Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Banten. Berikut rinciannya:

  1. Jawa Barat - 37.759.992
  2. Jawa Timur - 32.503.002
  3. Jawa Tengah - 29.332.029
  4. Sumatra Utara - 11.360.110
  5. Banten - 9.338.877
  6. DKI Jakarta - 8.234.735
  7. Sulawesi Selatan - 7.013.711
  8. Lampung - 6.781.784
  9. Sumatra Selatan - 6.668.823
  10. Riau - 5.154.166.

3. KPU terbitkan Keputusan KPU Nomor 264 Tahun 2026

IMG_20260720_135053.jpg
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin menetapkan hasil rekapitulasi tersebut dengan menerbitkan Keputusan KPU Nomor 264 Tahun 2026 tentang Penetapan Rekapitulasi Data Pemilihan Berkelanjutan 2026.

"Menetapkan rekapitulasi data pemilihan berkelanjutan tingkat nasional semester I Tahun 2026," kata Afifuddin, kemudian mengetuk palu sebagai tanda pengesahan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More