Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pansus 11 DPRD Bandung Soroti Penurunan Angka Kelahiran di Kotanya

Pansus 11 DPRD Bandung Soroti Penurunan Angka Kelahiran di Kotanya
Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia. (Dok. Bandung)
Intinya Sih
5W1H
  • Pansus 11 DPRD Kota Bandung tengah merampungkan Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025–2045 agar selaras dengan rencana Perpres nasional yang akan diterbitkan pertengahan tahun ini.
  • Tren penurunan angka kelahiran di Bandung menjadi sorotan utama karena berpotensi mengubah struktur demografi kota, meski tingkat pernikahan masih tergolong tinggi.
  • Pemerintah diminta memperkuat edukasi keluarga dan pembenahan data kependudukan, terutama terkait pendatang, demi memastikan kebijakan pembangunan berbasis data yang akurat dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times – Panitia Khusus (Pansus) 11 DPRD Kota Bandung terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2045. Sejumlah masukan dari pemerintah pusat hingga dinamika kebijakan terbaru menjadi perhatian dalam penyusunan regulasi tersebut.

Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, AMd Keb, SST, M.A.R.S., MM, mengatakan pembahasan sejauh ini telah menerima banyak masukan, termasuk dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dalam waktu dekat, pemerintah pusat juga disebut akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait grand design kependudukan.

Insya Allah akhir Maret segera selesai. Informasi terbaru, Juni atau Juli akan terbit Perpres tentang grand design kependudukan. Karena itu kita harus melakukan penyesuaian agar Raperda ini selaras dan bisa diturunkan menjadi Perwal maupun Perda,” ujarnya.

1. Dinilai perlu menjadi perhatian serius

ilustrasi penurunan angka kelahiran (freepik.com/freepik)
ilustrasi penurunan angka kelahiran (freepik.com/freepik)

Menurut Sherly, sejumlah poin dalam draf awal telah disederhanakan dan disesuaikan agar lebih efektif serta tidak tumpang tindih dengan regulasi pusat. Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang disoroti adalah tren penurunan angka kelahiran di Kota Bandung.

Ia menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi struktur demografi kota dalam jangka panjang.

“Angka pernikahan relatif masih tinggi, tetapi keinginan memiliki anak justru menurun. Kalau ini terus terjadi, 10 tahun ke depan bisa saja struktur penduduk didominasi usia lanjut,” katanya.

2. Pentingnya edukasi

WhatsApp Image 2026-03-04 at 08.09.23.jpeg
Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, AMd Keb, SST, M.A.R.S., MM. (Dok. DPRD Bandung)

Sherly menegaskan pentingnya edukasi kepada generasi muda mengenai kehidupan berkeluarga. Menurut dia, memiliki anak bukanlah beban jika dipersiapkan dengan baik.

“Setidaknya dua anak cukup. Itu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Perlu ada pemahaman bahwa menikah dan punya anak tidak seseram yang dibayangkan,” tuturnya.

Ia juga menyinggung perubahan gaya hidup dan pengaruh budaya luar yang dinilai ikut memengaruhi pola pikir generasi muda. Tekanan media sosial, gaya hidup bebas, hingga anggapan bahwa memiliki anak adalah beban menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan kependudukan.

Karena itu, pemerintah harus menyiapkan regulasi yang komprehensif, terutama di sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

3. Kendala lainnya

ilustrasi kelahiran (unsplash.com/@liangkevin)
ilustrasi kelahiran (unsplash.com/@liangkevin)

Di sisi lain, Sherly mengakui masih terdapat kendala dalam validitas data kependudukan. Sebagai kota wisata dan kota tujuan, Bandung banyak dihuni pendatang. 

Hal ini kerap memengaruhi data kelahiran maupun kematian, meskipun yang bersangkutan bukan warga ber-KTP Kota Bandung.

“Secara angka memang tercatat, tetapi ternyata bukan warga asli Kota Bandung. Ini yang harus kita benahi agar basis data benar-benar akurat,” pungkasnya. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ezri Tri Suro
Cynthia Kirana Dewi
Ezri Tri Suro
EditorEzri Tri Suro
Follow Us

Latest in News

See More