Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fenomena Supermoon, Sejumlah Tempat di Jakarta Utara Kena Banjir Rob

ilustrasi banjir rob (unsplash.com/Prabu Panji)
ilustrasi banjir rob (unsplash.com/Prabu Panji)
Intinya sih...
  • Ada lima RT tergenang air di Jakarta Utara akibat banjir rob pada Minggu pagi.
  • Tiga RT di Kelurahan Pluit dan dua RT di Kelurahan Marunda terkena banjir dengan ketinggian mencapai 10-48 cm.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah lokasi di Jakarta Utara terkena banjir rob pada Minggu (17/11/2024) pagi akibat fenomena supermoon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan, terdapat beberapa lokasi yang terdampak banjir rob tersebut.

"Di Jakarta Utara ada lima RT yang terdampak banjir rob ini yang tercatat hingga pukul 11.00 WIB," kata Isnawa, dikutip dari ANTARA, Minggu.

1. Lima RT yang terdampak banjir rob

Ilustrasi banjir (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Aditya Pratama)

Isnawa mengatakan, sebanyak tiga RT di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, terkena banjir rob tersebut.

"Ketinggiannya mencapai 20-48 centimeter," kata Isnawa.

Kemudian, dua RT lainnya yang terdampak adalah di Kelurahan Marunda Kecamatan Cilincing dengan ketinggian banjir sekitar 10 centimeter.

2. Beberapa ruas jalan juga terkena banjir rob

Truk distribusi barang antre beberapa hari karena banjir. (IDN Times/adpim).
Truk distribusi barang antre beberapa hari karena banjir. (IDN Times/adpim).

Isnawa mengatakan, selain di permukiman, beberapa ruas jalan juga terdampak banjir rob.

Ada tiga ruas jalan yang terkena banjir rob, yaitu Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok dengan ketinggian air sekitar 20 centimeter.

Selanjutnya di Jalan Hiu Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan dengan ketinggian air 15 centimeter dan Jalan Cumi Pelabuhan Muara Baru Penjaringan dengan ketinggian air 10 centimeter.

3. Fenomena yang terjadi

Ilustrasi banjir rob. (Dok. IDN Times).
Ilustrasi banjir rob. (Dok. IDN Times).

Isnawa mengatakan, banjir rob tersebut disebabkan oleh fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru.

Hal itu berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Pasang air laut tersebut juga mengakibatkan Pintu Air Pasar Ikan dalam kondisi Bahaya atau Siaga 1 pada Minggu pukul 10.00 WIB dan ini menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah Jakarta Utara.

"Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat dan kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us