Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Terhindar dari Penipuan Travel Umrah, Catat!

Jemaah di Masjidil Haram, Makkah (Dok. Media Center haji)
Jemaah di Masjidil Haram, Makkah (Dok. Media Center haji)
Intinya sih...
  • Verifikasi legalitas agen
  • Periksa reputasi dan testimoni
  • Tinjau dokumen dan biaya secara teliti
  • Pastikan fasilitas dan layanan standar
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) membagikan imbauan serta tips praktis agar masyarakat dapat terhindar dari penipuan travel dan umrah. Imbauan ini dikeluarkan seiring masih adanya aduan masyarakat terkait dugaan penipuan dan pelanggaran dalam layanan ibadah tersebut.

“Jemaah perlu lebih cermat sejak awal. Jangan mudah tergoda harga murah yang tidak rasional dan selalu pastikan travel umrah memiliki izin resmi. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi jemaah dari kerugian,” ujar Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah, Andi Muhammad Taufik dikutip dalam siaran pers, Minggu (8/2/2026).

Berikut merupakan tips praktis yang dibagikan oleh Kemenhaj melalui laman resminya.

1. Verifikasi legalitas agen

Ilustrasi agen travel umrah di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi agen travel umrah di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Langkah pertama adalah memastikan agen travel terdaftar secara resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pengecekan dapat dilakukan melalui situs SATU HAJI milik Kemenhaj untuk memastikan status izin, nomor SK, akreditasi, dan masa berlaku agen tersebut. Agen yang tidak terdaftar dianggap ilegal.

Calon jemaah juga dianjurkan untuk memeriksa keberadaan kantor fisik travel serta rekam jejak operasionalnya minimal dua tahun. Disarankan pula untuk mewaspadai paket umrah dengan harga yang tidak wajar.

2. Periksa reputasi dan testimoni

Melaksanakan ibadah haji
ilustrasi melaksanakan ibadah haji (pexels.com/Fahad Puthawala)

Lebih lanjut, calon jemaah dapat menelusuri ulasan dari jemaah sebelumnya. Pengecekan bisa dilakukan melalui Google Reviews, media sosial, atau situs resmi agen travel tersebut.

Tak hanya itu, rekomendasi dari keluarga atau kerabat yang sudah berpengalaman juga bisa menjadi pertimbangan. Hindari agen yang tidak memiliki testimoni yang dapat dipercaya.

Calon Jemaah juga dianjurkan untuk memeriksa daftar agen travel bermasalah yang telah dirilis oleh Kemenhaj maupun oleh otoritas Arab Saudi.

3. Tinjau dokumen dan biaya secara teliti

ilustrasi dokumen
ilustrasi dokumen (pexels.com/Pixabay)

Sementara dalam bertransaksi, calon jemaah diharuskan meminta rincian biaya secara lengkap. Rincian tersebut wajib mencakup komponen seperti tiket, visa, akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Pastikan juga terdapat bukti reservasi hotel dan jadwal keberangkatan yang jelas sebelum melakukan pelunasan.

Perhatikan dengan teliti kontrak perjanjian, terutama klausul yang mengatur pengembalian dana dan asuransi. Pembayaran sebaiknya dilakukan melalui rekening resmi perusahaan, dan seluruh bukti transaksi harus disimpan dengan baik.

4. Pastikan fasilitas dan layanan standar

Ilustrasi agen travel umrah di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi agen travel umrah di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Terakhir, pastikan agen travel menyediakan pembimbing ibadah yang bersertifikat, akomodasi yang layak, serta kepastian jadwal keberangkatan. Sebelum memutuskan, disarankan untuk membandingkan beberapa paket umrah dari agen travel terpercaya.

Selain itu, Kemenhaj juga aktif mengajak masyarakat melaporkan agen travel jika menemukan dugaan pelanggaran.

“Laporan dari jemaah adalah bagian penting dari pengawasan. Jika menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui kanal resmi Kemenhaj,” kata Andi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Pramono dan JK Pimpin Kerja Bakti Demi Cegah Banjir di Jakarta

08 Feb 2026, 14:08 WIBNews