Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pramono dan JK Pimpin Kerja Bakti Demi Cegah Banjir di Jakarta

siaranpers_pemprov_dki-20260208111854_go6141_297.jpg
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla memimpin kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” di Cipinang Melayu, Jakarta Timur/dok Humas Pemprov DKI
Intinya sih...
  • Pramono mengatakan Jaga Jakarta Bersih ini digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta dan melibatkan 171.134 personel dari berbagai unsur untuk menjaga kebersihan dan mencegah banjir.
  • Jusuf Kalla mengatakan dampak banjir paling dirasakan oleh masyarakat kecil sehingga upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran masing-masing warga dan tanggung jawab setiap rumah.
  • Jaga Jakarta Bersih digelar di berbagai lokasi, antara lain: Jakarta Pusat, Timur, Selatan, Barat, serta Utara dengan mel
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, memimpin kerja bakti massal "Jaga Jakarta Bersih" di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026). Aksi ini dilakukan serentak, tak cuma di Cipinang, demi mengatasi masalah sampah yang juga menjadi penyebab banjir.

"Hari ini, kami bersama-sama mengikuti kerja bakti gotong royong yang dicanangkan secara serentak di seluruh Jakarta, yang disebut dengan Jaga Jakarta Bersih. Salah satu inisiator kegiatan ini adalah PMI, dipimpin oleh Pak Jusuf Kalla. Saat ini, secara serentak dilakukan kegiatan bersih-bersih Jakarta," kata Pramono.

1. Sebanyak 171.134 personel terjun langsung

siaranpers_pemprov_dki-20260208111855_o50jw6_850.jpg
Aksi kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” di Cipinang Melayu, Jakarta Timur./dok Pemprov DKI

Pramono mengatakan Jaga Jakarta Bersih ini digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta dan melibatkan 171.134 personel dari berbagai unsur untuk menjaga kebersihan dan mencegah banjir.

"Selain mengerahkan lebih dari 171 ribu personel, kerja bakti ini juga didukung oleh 60 unit ekskavator 144 unit dump truck yang beroperasi di 66 lokasi, termasuk wilayah Cipinang Melayu," ujarnya.

2. Dampak banjir dirasakan masyarakat kecil

BPBD DKI cek banjir Jakarta.
BPBD DKI cek banjir Jakarta. (Dok. BPBD DKI)

Sementara itu, JK mengatakan dampak banjir paling dirasakan oleh masyarakat kecil sehingga upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran masing-masing warga dan tanggung jawab setiap rumah.

"Banjir terjadi karena air yang masuk lebih banyak daripada yang keluar. Jalan keluarnya ada di sungai, gorong-gorong, dan selokan, dan itu harus dibersihkan. Oleh karena itu, setiap rumah harus bertanggung jawab membersihkan selokan di depan rumahnya sendiri. Satu jam seminggu sudah cukup. Jika semua warga bergerak, Jakarta akan jauh dari banjir," katanya.

3. Libatkan berbagai unsur di lingkungan Pemprov DKI

siaranpers_pemprov_dki-20260208111858_we0b5c_940.jpg
Wagub Rano Karno mengecek aksi Kerja Bhakti/ dok Pemprov DKI

Jaga Jakarta Bersih digelar di berbagai lokasi, antara lain Jakarta Pusat di Cempaka Putih RT 07, Jakarta Timur di Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Selatan di Inspeksi Kali Ciliwung, Jakarta Barat di Jalan Pulau Nangka, serta Jakarta Utara di Danau Bisma, Tanjung Priok.

Kegiatan ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), tenaga ahli (TA) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, serta masyarakat dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Adapun jumlah ASN DKI Jakarta sebanyak 67.772 orang, PJLP sebanyak 81.221 orang, petugas Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 2.920 orang, serta petugas PPSU dan Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 19.221 orang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More

Sulap Jelantah ke Bioavtur, Cilacap Andalan Transisi Energi Pertamina

08 Feb 2026, 21:13 WIBNews