RSCM: Andrie Yunus Alami Kerusakan Permukaan Kornea Mata Kanan

- Andrie Yunus mengalami luka bakar 20 persen di tubuh dan kerusakan permukaan kornea mata kanan akibat serangan air keras oleh orang tak dikenal di Jakarta Pusat.
- Tim medis RSCM melakukan irigasi, pembersihan jaringan rusak, serta transplantasi membran amnion untuk melindungi mata dan mempercepat proses penyembuhan Andrie.
- Saat ini kondisi Andrie dinyatakan stabil, dirawat intensif di HCU luka bakar, dan akan menjalani perawatan lanjutan guna memulihkan fungsi penglihatan secara bertahap.
Jakarta, IDN Times - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap kondisi terkini Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam.
Akibat peristiwa itu, Andrie mengalami luka bakar pada area wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
“Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka,” kata Kepala Humas RSCM Yoga Nara dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2026).
1. Andrie alami kerusakan pada permukaan kornea mata kanan

Sebagai penanganan awal, tim medis melakukan irigasi atau pencucian pada area yang terpapar untuk menurunkan efek zat kimia serta menormalkan kondisi jaringan.
Hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut.
“Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea,” ujar Yoga.
2. Andrie menjalani tindakan pembersihan jaringan yang rusak

Untuk menangani kondisi tersebut, Andrie menjalani tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.
Selanjutnya, Andrie dirawat di High Care Unit (HCU) luka bakar untuk mendapatkan pemantauan dan perawatan lebih lanjut secara komprehensif oleh tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim medis kegawatdaruratan.
“Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata tetap terkontrol,” ujar Yoga.
3. Kondisi Andrie sudah stabil

Saat ini, kondisi umum Andrie dinyatakan sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa. Penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi Andrie, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan.
“RSCM berkomitmen memberikan pelayanan medis yang komprehensif dan profesional bagi setiap pasien yang membutuhkan penanganan kasus trauma kompleks serupa,” kata Yoga.













.jpg)

